SuaraJawaTengah.id - Perubahan prilaku masyarakat di Kota Semarang terhadap pemanfaatan jaringan online atau daring menjadi kesempatan dalam dunia usaha. Menawarkan produk secara online dilakukan untuk menjangkau masyarakat.
Apalagi pelayanan publik kini juga sudah beralih ke sistem digital. Seperti asuransi, marketplaca, perbankan, hingga layanan darurat dari pemerintah daerah.
PT Linksindo Makmur (LINKS), penyedia layanan contact dan engagement terkemuka di tanah air itu pun tak ingin meninggalkan kesempatan tersebut.
Links membuka kantor operasional keduanya di Kota Semarang. Hal itu dilakukan untuk membidik pasar pelayanan secara during atau online.
Presiden Direktur LINKS, David Wibowo mengatakan, pembukaan kantor barunya ini sebagai wujud komitmen LINKS, untuk memperluas layanan pelanggan yang terus berkembang, semakin kompleks dan dibutuhkan oleh semua sektor bisnis di tingkat nasional maupun internasional.
“Dengan sangat antusias memperluas operasional contact center ke Semarang,dan kami siap menjadi mitra untuk mengembangkan bisnis offline maupun online serta mewujudkan konsep HUB dan SPOKE,” tutur David Wibowo dalam peresmian kantor baru LINKS yang berlokasi di Jalan Arteri Sukarno Hatta, Semarang, Kamis (13/1/2022).
David menambahkan kantor cabang baru LINKS di kota Semarang ini, akan menjadi SPOKE dan melengkapi HUB yang sudah lebih dahulu di bangun di Jakarta.
“Ini adalah bagian dari solusi LINKS yang akan menopang kebutuhan layanan pelanggan secara efektif dan efisien,” jelasnya.
Presiden Direktur LINKS itu berharap, pengembangan sumber daya manusia kota Semarang agar setara dengan standar nasional maupun internasional, yang mampu memenuhi kebutuhan layanan contact center.
Baca Juga: Aniaya Juniornya, 10 Siswa SMK Pelayaran Akpelni Kota Semarang Ditangkap Polisi
“Dengan rangkaian pelatihan didukung platform komunikasi yang mengarah ke omni-channel dan mumpuni, LINKS Semarang siap menopang pertumbuhan bisnis masa depan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan