SuaraJawaTengah.id - Tahu aci merupakan jajanan khas Kota Tegal yang biasanya dijajakan menggunakan gerobak di pinggir jalan.
Siapa sangka, jika tahu aci bisa menjadi bisnis yang cukup menjanjikan. Karena selain disukai semua kalangan, bisnis tahu aci juga bisa menghasilkan omset yang sangat besar.
Hal tersebut diutarakan langsung oleh penjual tahu aci asal Tegal bernama Imam. Dalam pengakuannya, Imam mengaku meraup keuntungan ratusan juta perbulan dari penjualan tahu aci di Pemalang.
Cerita sukses Imam tersebut berhasil diketahui dari unggahan video di kanal youtube kawan dapur belum lama ini.
Dalam unggahan video itu mulanya menayangkan seorang pria yang penasaran dengan pedagang tahu aci di Pemalang, Jawa Tengah yang selalu ramai dipadati pembeli.
Sesampai di tempat pedagang tahu aci tersebut. Pria ini langsung mengulik-ngulik soal awal mula Imam tertarik jualan tahu aci di Pemalang tersebut.
"Kenapa sampeyan memilih jualan tahu aci mas?," tanya seorang pria.
"Tahu aci kan icon makanan khas Tegal, tua, muda, semua kalangan suka," ujar Imam.
Lebih lanjut, Imam menuturkan bahwasanya ia telah berjulan tahu aci selama enam tahun. Ia memiliki dua cabang dan paling mengejutkan Imam bisa meraup omset satu bulan sebesar Rp112,5 juta.
Baca Juga: Belasan Kapal Tak Bisa Diselamatkan, Kerugian Kebakaran di Pelabuhan Tegal Hingga Puluhan Miliar
"Sehari itu biasa bawa tahu aci sebanyak 4.500 potong dan alhamdulillah sering habis," jelas Imam.
Selama berjualan sedari pukul 3 sore hingga 10 malam. Imam tak pernah mematok harga. Berapa pun pembeli minta, pasti akan ia layani.
"Kalau beli minimal berapa mas," ujar pria tersebut.
"Ngga ada batas mas, berapa aja kita layani. Paling kecil itu biasanya pembeli beli 5 ribu dan kebanyakan 10 ribu," jelas Imam.
Sebelum sukses seperti sekarang, Imam mengaku awal-awal buka usaha tahu aci seharinya hanya membawa 100 potong. Seiring berjalannya waktu, Imam selalu menambahkan porsi tahu yang dibawanya sedikit demi sedikit.
Bahkan sebelum jualan tahu aci, Imam mengaku pernah berjualan es dan tahu bulat. Namun kedua usaha tersebut tak bertahan lama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama