SuaraJawaTengah.id - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhono (SBY) mengaku setelah tiga minggu berkeliling Pulau Jawa menyebut masih banyak masyarakat yang masih mengingat program-program yang dijalankannya saat menjabat sebagai presiden.
"Sebenarnya sebagian besar dari mereka itu masih mengingat ketika Demokrat berada di pemerintahan, ketika saya memimpin Indonesia. Terutama masih ingat program-program atau kebijakan yang mereka anggap itu baik dan disukai, mulai BPJS sampai dengan KUR, PNPM, BOS, Bidik Misi, dan sebagainya," kata Presiden Ke-6 Republik Indonesia itu saat berada di Baturaden, Kabupaten Banyumas, Rabu (20/12/2023).
Dalam konferensi pers usai memberi pembekalan para caleg untuk Kabupaten Banyumas dan Cilacap, SBY menegaskan bahwa program-program yang pernah dirintisnya bisa dihidupkan lagi nanti di pemerintahan yang akan datang.
Menurut dia, sebagian program tersebut dilanjutkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo namun sebagian tidak dilanjutkan.
"Nah, rakyat merasa bagus kalau itu dilanjutkan," katanya menegaskan.
Ia mengatakan hal itu berarti bahwa masyarakat ada harapan untuk negara, pemimpin, dan pemerintahan lima tahun mendatang.
Selain itu, kata dia, masyarakat menitipkan kepada Partai Demokrat bisa ikut memperjuangkan agar semua itu dapat terwujud.
"Kesimpulannya bahwa selama ini komunikasi kami berjalan dengan baik, tentu tantangan tidak mudah bagi semua partai, termasuk Partai Demokrat," katanya.
Kendati demikian, dia mengaku masih punya optimisme jika Demokrat benar-benar memperjuangkan harapan masyarakat, masih ada kemungkinan Demokrat mendapatkan suara yang baik.
Baca Juga: Ungkapan 'Ndasmu Etik' Hanya Candaan di Keluarga Gerindra, Prabowo Subianto: Orang Banyumas Biasalah
Lebih lanjut, SBY kemudian mengingatkan kepada para caleg untuk tak menebar janji yang muluk-muluk selama kampanye.
"Sebagaimana yang saya sampaikan kepada para caleg di Pulau Jawa utamanya yang sudah saya datangi, ya teruslah berkomunikasi dengan masyarakat, jangan menebar janji yang muluk-muluk karena itu tidak mudah dipenuhinya, bahkan kadang-kadang tidak terwujud," katanya.
Dia meminta para caleg untuk menyampaikan jika Demokrat kembali ke pemerintahan dan suaranya di DPR RI makin besar, program-program yang pernah dijalankan partai itu dan disukai masyarakat akan dihidupkan kembali.
"Yang sudah baik, saya sampaikan dilanjutkan, tetapi yang belum baik atau tidak baik, apakah itu kebijakan, cara-cara negara menghadapi rakyatnya, ya kita lakukan perubahan dan perbaikan," katanya menjelaskan.
Menurut dia, hal itu telah disampaikan kepada para caleg Demokrat untuk selanjutnya disampaikan kepada masyarakat.
SBY mengatakan saat ini Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono lebih sering mendampingi calon presiden Prabowo Subianto dalam konteks pemilihan presiden.
Berita Terkait
-
Terkuak! Ini Alasan Kenapa SBY Sering Menyanyikan Lagu Tipe X Kamu Ngga Sendirian
-
SBY Turun Gunung, Ingatkan Soal Janji Politik ke para Caleg: Jangan Muluk-muluk, Sampaikan yang Bisa Dijalankan
-
Final Four Proliga 2023 di Semarang Dihadiri SBY, Jakarta LavAni Allo Bank Berhasil Kalahkan Jakarta STIN BIN
-
Singgung Soal Capres dan Cawapres, SBY: Pemimpin Tak Harus Disiapkan Secara Khusus
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR