SuaraJawaTengah.id - Peristiwa penganiayaan yang menimpa sejumlah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Boyolali, Jawa Tengah oleh oknum anggota TNI menyita perhatian publik.
Dikabarkan ada tujuh kader PDIP yang mengalami luka-luka akibat penganiyaan. Bahkan dua korban masih mendapat perawatan di rumah sakit setempat.
Berdasarkan informasi yang telah dihimpun, kejadian penganiayaan itu dipicu kader PDIP geber-geber knalpot motor saat melintas di depan markas TNI Boyolali Jalan Perintis Kemerdekaan.
Sekira pukul 11.00 WIB beberapa anggota Kompi B sedang bermain bola voli. Tiba-tiba terdengar suara bising rombongan sepeda motor knalpot brong yang digeber gasnya oleh pengendara beratribut PDIP.
Anggota TNI yang bermain voli langsung keluar untuk menegur, hingga terjadi adu mulut antara kedua belah pihak. Hingga berujung terjadinya tindak penganiayaan oleh oknum anggota.
Buntut terjadinya peristiwa tersebut, calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menyayangkan tindakan oknum TNI yang main hakim sendiri. Sejauh ini, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan Panglima TNI, Kasad, dan Pangdam berkait persoalan tersebut.
"Kalau ada yang melanggar kasih ke aparat, aparat yang harus menangani. Gak cerita main hakim sendiri. Ini cerita rakyat yang harus bisa diingatkan siapapun tidak boleh mengatasnamakan apapun dengan semena-mena. Kami akan urus itu," tegas Ganjar.
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu juga bertanggungjawab dan menanggung biaya pengobatan dua kader yang sedang dirawat di rumah sakit.
"Jadi cerita ini harus dijadikan contoh agar tidak terulang lagi. Dan teman-teman di Boyolali sudah mengurus dan saya pesankan. Untuk biaya kami urus semuanya," bebernya.
Baca Juga: Viral Perangkat Desa di Boyolali Paksa Warga Pilih Capres Ganjar, Ancam Cabut PKH
Di lain sisi, ada seorang netizen di sosial media X yang mengaku tinggal di Boyolali sangat meresahkan aksi geber-geber knalpot motor yang sering dilakukan kader PDIP setiap kampanye.
"Gue tinggal di Boyolali, dan 1 hari ini sangat keganggu. Kalian yang masih nyalahin TNI dan bilang "kan bisa ditegur baik-baik". Baca beritanya, itu sempet cekcok sebelum pengeroyokan. Artinya apa? Udah ada komunikasi sebelumnya," tulis akun X @Indah**.
"Coba rasain nih, satu hari full suara knalpot geber. Apa gak emosi?," sambungnya sembari menunjukkan video kader PDIP geber-geber knalpot motor.
Akun X lainnya turut meresahkan hal yang sama. Aksi geber-geber knalpot motor di jalan raya pantas ditertibkan.
"Memang mengganggu ketertiban, saya saksi di tempat langsung, mereka yang pakai knalpot brong pakai penutup telinga. Tapi orang lain nggak pakai, memang pantas ditertibkan, polisi aja enggak berani negur mereka. Kayak gini kok ya di bela," sahut akun X @aruna**.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kiai Cabul Pati Buron ke Luar Jateng, Polda Turunkan Tim Jatanras Buru Pelaku!
-
Kiai Cabul Ashari Menghilang, Polisi Terus Buru Pelaku Pelecehan Seksual Ndholo Kusumo
-
Novita Wijayanti Datangi Gudang Bulog Cilacap, Kawal Harga Gabah Petani dan Stok Beras
-
5 Fakta Menyeramkan Kasus Kiai Cabul Pati, hingga Saksi Mundur Ketakutan
-
Terkuak! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang