SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka buka suara alasan dirinya tidak memfollow akun instagram Presiden Jokowi dan adik bungsunya Kaesang Pangarep.
Sebelumnya, cawapres yang berpasangan dengan Prabowo Subianto itu hanya memfollow akun instagram putra bungsu Presiden ke-6 yakni Baskoro Yudhoyono atau Ibas.
Kekinian, jumlah akun yang diikuti oleh Gibran bertambah menjadi enam orang. Selain Ibas, ada akun Prabowo, Raffi Ahmad, Luhut Binsar Pandjaitan, Airlangga Hartanto dan Bahlil Lahadalia.
Ketika disinggung awak media soa alasan tidak memfollow akun Presiden Jokowi dan Kaesang. Bapak dua anak tersebut memberikan respon singkat.
"Nggak kenapa-kenapa," kata Gibran saat ditemui di halaman Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (22/2/2024).
Sebelumnya belasan masa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil Jawa Tengah (Jateng) menggeruduk kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, pada hari Rabu (21/2/2024) kemarin.
Alasan mereka berunjuk rasa lantaran ketidakpuasaan terhadap kinerja KPU dalam menyelenggarakan pemilu 2024. Bahkan masa aksi menuntut Ketua KPU RI Hasyim Asya'ari mundur dan menuntut untuk diadakan pemilu ulang.
"Tuntutan kami kalau pemilu dilaksanakan kemarin tidak kredibel. Kami menuntut KPU mengadakan pemilu ulang," ucap Koordinator Lapangan, Daniel Toto Indiyol.
Merespon penyelanggaraan pemilu tidak kredibel lantaran adanya kecurangan tersebut. Gibran hanya meminta masa aksi kemarin untuk melapor kepada pihak-pihak terkait.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Menang Versi Quick Count, IHSG Kamis 15 Februari 2024 Melesat
"Iya akan saya evaluasi. Silahkan laporkan saja," tandasnya sembari terus berjalan ke arah mobil.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Lampu Kuning Pajak Kudus: Target Rp335 Miliar, Tiga Bulan Pertama Masih 'Ngos-ngosan'
-
Pajak Kendaraan Tanpa KTP di Jateng Apakah Bisa? Begini Caranya
-
Duka Pernikahan di Demak, 7 Fakta Ibu Mempelai Wafat 2 Jam Menjelang Akad
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang