SuaraJawaTengah.id - Kantor DPP PDIP di kawasan Menteng, Jakarta Pusat mendadak didatangi puluhan calon legislatif (caleg) PDIP dari Jawa Tengah, Senin (1/4/2024) sore.
Puluhan caleg itu mengadu nasib karena terancam tak dilantik oleh DPP PDIP sebagai anggota DPRD karena adanya aturan internal. Padahal mereka menang pada Pemilu 2024.
Salah satu caleg terpilih dari Kota Salatiga, Bonar N Priatmoko menjelaskan, kedatangan mereka menuntut keadilan agar DPP PDIP mengkaji ulang peraturan tersebut.
"DPP PDIP harus bisa mengambil alih dan langkah supaya demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik," kata Bonar.
Atas dasar itu, ia berharap DPP PDIP harus bisa mengambil langkah yang bijak. Sebab, aturan zonasi ini hanya terjadi di Jateng saja dan di beberapa kabupaten/kota seperti Kendal, Grobogan, Salatiga, Temanggung, hingga Sukoharjo.
"Harapan dari semua calon terpilih tersebut DPP bisa menjadi tempat untuk mengadu dan mencari keadilan," jelas dia.
Sebelumnya, PDI Perjuangan (PDIP) melalui Tim Perjuangan Demokrasi Indonesia (PDI) resmi menggugat KPU RI ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Pendaftaran gugatan itu dipimpin oleh mantan hakim Mahkamah Agung, Gayus Lumbuun pada hari ini.
"Intinya jenis gugatannya adalah perbuatan melanggar hukum oleh aparatur negara, tergugatnya KPU," kata Gayus di Gedung PTUN, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2024).
Baca Juga: Bambang Pacul Dikabarkan Masuk Rumah Sakit, Hendrar Prihadi: Semoga Segera Sehat
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Dikeroyok Perguruan Silat hingga 7 Tahun Koma, Kompol Aditia Menghembuskan Nafas Terakhir
-
Turun Langsung ke Cilacap, Ini Deretan Aspirasi Warga yang Diterima Wapres Gibran dan Sekda Jateng
-
Atlet Selam Tewas Tenggelam Saat Porprov: Polisi Dalami Kemungkinan Unsur Kelalaian
-
Bukan Sekadar Ajang Berebut Medali, Ini Target Besar di Balik Porprov Jateng 2026
-
Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi