“Tapi saat itu umat di Grabag tidak bisa langsung merespon. Tidak bisa langsung membuat Gua Maria. Umat di sini sedikit. Sumber daya kami kurang.”
Kebetulan Yulius Hartono (75 tahun), salah seorang jemaat gereja berasal dari Gamping, Sleman, Yogyakarta. Di sekitar kampungnya banyak terdapat batu-batu putih yang tidak ditemui di Grabag.
“Beliau mengumpulkan batu-batu itu terus dibawa kesini. Dibuatlah Gua Maria itu. Dari dulu kami sudah berpikiran bahwa Gua Maria ini untuk masyarakat luas. Pokoknya umat disini sekadar bikin.”
Gua Maria yang selesai dibangun tahun 2002 sangat sederhana. Berada di area terbuka seluas 18 meter persegi, di belakang bangunan kapel.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Magelang dan Sekitarnya Jumat 15 Maret 2024, Disertai Bacaan Niat Puasa Ramadan
Baru sekitar tahun 2016, area berdoa Gua Maria diperluas. Ruangan pasturan di sisi kanan kapel dipugar menjadi altar doa.
Posisi patung Bunda Maria dinaikan agar sejajar dengan tinggi altar. Pembangunan menggunakan dana donasi dari para peziarah yang datang.
Doa Permohonan
Pengurus Kapel Santo Yusup Grabag sangat terbuka menerima para peziarah. Tidak hanya untuk umat Katolik, Gua Maria sering didatangi umat agama lain untuk berdoa.
“Kami rasakan sampai saat ini, orang yang datang kesini itu nyaman. Betah. Itu kesaksian para peziarah. Jadi kalau datang kesini nggak ingin buru-buru pulang.”
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Magelang dan Sekitarnya Kamis 14 Maret 2024, Disertai Bacaan Niat Puasa Ramadan
Subiantoro mengumpulkan sejumlah pengalaman spiritual yang diceritakan para peziarah. Dari menyaksikan penampakan Bunda Maria, hingga terkabulnya doa yang dipanjatkan.
Berita Terkait
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
3 Jalur Alternatif Mudik ke Magelang Tanpa Macet dari Semarang, Jogja dan Purwokerto
-
Koar-koar Efisiensi, Mendagri Tito Sebut Dana Retret Rp13 M Bentuk Investasi: Kalau Gak Efisien Kasihan Rakyat
-
Retret Magelang Dilaporkan ke KPK, Mendagri Tito soal PT Lembah Tidar: Kami Tak Peduli Siapa Pemiliknya, Terpenting...
-
Dilaporkan ke KPK, Mendagri Beberkan Alasan Pilih PT Lembah Tidar Jadi Vendor Retret Kepala Daerah
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara
-
Wapres Gibran Mudik, Langsung Gercep Tampung Aspirasi Warga Solo!
-
Tragedi Pohon Tumbang di Alun-Alun Pemalang: Tiga Jamaah Salat Id Meninggal, Belasan Terluka