“Awal-awal dulu kalau kami berdoa seolah-olah itu banyak sekali yang datang kesini. Ikut berdoa. Kami merasakan itu. Pas kami berdoa seperti ada suara mobil yang masuk. Tapi setelah kami tengok nggak ada.”
Baru-baru Gua Maria selesai dibangun, hampir tiap malam jemaat Kapel Santo Yusup berdoa bersama. Biasanya doa dimulai setelah lewat pukul 12 malam.
Lampu-lampu kapel dimatikan. Penerngan hanya menggunakan cahaya lilin. Dalam kondisi gelap, berdoa biasanya lebih tenang dan khusyuk.
Karena jemaat sedikit, Subiantoro hafal suara siapa-siapa saja yang hadir. Anehnya dia sering mendengar suara asing yang ikut berdoa.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Magelang dan Sekitarnya Jumat 15 Maret 2024, Disertai Bacaan Niat Puasa Ramadan
“Tapi kok suka ada suara lain yang ikut berdoa. Misal tidak ada anak-anak, tapi ada suara anak. Itu kan berarti banyak sekali sosok arwah yang datang kesini.”
Melalui bimbingan salah seorang peziarah asal Bedono, Kabupaten Semarang, jemaat kapel dianjurkan menggelar doa arwah. Mereka merapal 1.000 doa Salam Maria atau sebanyak 20 kali putaran Rosario.
“Setelah kami doakan para arwah itu, banyak sekali yang istilahnya mendapatkan pengampunan. Seolah (arwah) yang datang kesini itu sudah berubah. Dulu itu suasananya beda. Tidak sembarangan orang berani (berdoa) disini,” kata Subiantoro.
Suasana sunyi di Gua Maria menghadirkan perasaan tentram. Hiruk pikuk kendaraan yang melintas Jalan Grabag-Cokro, hanya sayup terdengar hingga altar doa.
Meski atap altar di dekat Gua Maria menggunakan bahan galvalum, cuaca Grabag yang panas siang itu tidak begitu terasa.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Magelang dan Sekitarnya Kamis 14 Maret 2024, Disertai Bacaan Niat Puasa Ramadan
Lintas Agama
Berita Terkait
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
3 Jalur Alternatif Mudik ke Magelang Tanpa Macet dari Semarang, Jogja dan Purwokerto
-
Koar-koar Efisiensi, Mendagri Tito Sebut Dana Retret Rp13 M Bentuk Investasi: Kalau Gak Efisien Kasihan Rakyat
-
Retret Magelang Dilaporkan ke KPK, Mendagri Tito soal PT Lembah Tidar: Kami Tak Peduli Siapa Pemiliknya, Terpenting...
-
Dilaporkan ke KPK, Mendagri Beberkan Alasan Pilih PT Lembah Tidar Jadi Vendor Retret Kepala Daerah
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara
-
Wapres Gibran Mudik, Langsung Gercep Tampung Aspirasi Warga Solo!
-
Tragedi Pohon Tumbang di Alun-Alun Pemalang: Tiga Jamaah Salat Id Meninggal, Belasan Terluka