SuaraJawaTengah.id - Terminal Borobudur adalah salah satu check point terluar angkutan umum Kabupaten Magelang di sisi timur. Ramai pelintas batas menuju wilayah tetangga, Purworejo.
Meski bukan terminal besar, letaknya yang dekat dengan Candi Borobudur, membuat tempat ini dilewati banyak pelancong. Menuju candi, perjalanan tinggal lanjut naik bacak atau dokar.
Selain menjadi lintasan wisatawan, terminal Borobudur juga singgahan para pekerja nglaju dari Magelang menuju Purworejo atau sebaliknya.
Istilah nglaju dipakai untuk mereka yang beraktifitas harian bolak balik lintas wilayah. Di Yogyakarta, para penglaju biasanya warga Kabupaten Bantul yang bekerja, sekolah, atau berdagang di wilayah Kota Jogja.
Baca Juga: Potret Umat Buddha Doa Bersama di Candi Borobudur untuk Palestina
Dalam kajian perpindahan penduduk, aktifitas nglaju dikenal sebagai forensen. Yaitu pergerakan sekelompok orang yang tinggal di wilayah pinggiran atau desa, menuju kota.
Mereka memiliki mata pencaharian di kota. Berangkat pagi ke tempat bekerja di kota dan kembali ke rumah pada sore hari di wilayah pinggiran.
Selain ke Kabupaten Purworejo, orang Magelang juga nglaju ke Yogyakarta atau Kabupaten Semarang. Tujuan mereka pabrik-pabrik di wilayah Kalasan, Sleman atau sekitaran Bawen dan Ungaran, Semarang.
Mereka yang tinggal di bagian barat Magelang, kebanyakan melintas batas ke Kabupaten Boyolali. Tujuannya berdagang sayuran atau menjadi buruh serabutan.
Pekerja Nglaju dan Titipan Motor
Baca Juga: Ini Sejarah Candi Borobudur dan Candi Prambanan, Tonggak Berdirinya Mataram
Untuk menghemat tenaga, pelajon berangkat dari rumah naik sepeda motor. Di terminal terdekat mereka akan berganti transportasi bus atau angkot menuju tempat bekerja.
Berita Terkait
-
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur dan Candi Prambanan saat Libur Lebaran 2025, Jangan Keliru!
-
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur 2025, Lengkap dengan Cara Belinya Lewat Online!
-
Inspirasi Modifikasi New Honda PCX 160, Ketika Modernitas Berpadu dengan Warisan Budaya
-
Libur Lebaran 2025, Borobudur Targetkan 76.000 Pengunjung: Simak Tips Membeli Tiketnya
-
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur Terbaru Libur Lebaran 2025, Ini Cara Membelinya
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara