SuaraJawaTengah.id - Tujuh calon haji asal Kabupaten Cilacap dikabarkan batal berangkat pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2024 ini. Hal itu karena enam orang di antaranya meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami kecelakaan lalu lintas.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cilacap Banu Tolib membenarkan kabar tersebut.
"Enam calon haji reguler itu meninggal dunia sebelum masuk pembagian kloter (kelompok terbang), sehingga di Siskohat (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu) dengan sendirinya langsung batal," katanya dikutip dari ANTARA pada Rabu (15/5/2024).
Menurut dia, enam calon haji yang meninggal dunia itu selanjutnya digantikan oleh enam orang yang sebelumnya masuk daftar cadangan.
Lebih lanjut, Banu mengatakan satu calon haji yang batal berangkat karena mengalami kecelakaan lalu lintas merupakan warga Kecamatan Gandrungmangu.
Oleh karena kakinya patah, kata dia, calon haji asal Gandrungmangu yang tergabung dalam Kloter 22 SOC itu memutuskan untuk menunda keberangkatannya ke Tanah Suci.
"Kita laporkan kemarin, baru kecelakaan, beliau sudah dengan kesadaran tidak memungkinkan untuk berangkat melaksanakan aktivitas haji di Tanah Suci. Sudah ada surat pernyataan penundaan sekaligus terlampiri surat keterangan rumah sakit," katanya.
Oleh karena ada satu calon haji yang menunda keberangkatan, kata dia, jumlah jamaah calon haji asal Kabupaten Cilacap yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun 2024 sebanyak 1.314 orang.
Menurut dia, jamaah calon haji asal Cilacap itu terbagi dalam lima kelompok terbang yang terdiri atas Kloter 20 SOC, Kloter 21 SOC, Kloter 22 SOC, Kloter 23 SOC, dan Kloter 24 SOC. Jamaah calon haji akan diberangkatkan dari Cilacap menuju Asrama Haji Donohudan di Kabupaten Boyolali pada tanggal 15-16 Mei 2024.
Baca Juga: Tukang Stempel Naik Haji, Mahrun Sumartin Rela Menabung 25 Tahun Demi Berangkat ke Tanah Suci
"Pemberangkatan pertama dilaksanakan malam ini dari Pendopo Wijayakusuma Cakti Kabupaten Cilacap, sebanyak 27 orang yang akan bergabung dengan Kloter 20 bersama jamaah haji asal Kabupaten Banyumas," kata Banu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya