Selain Sukarjo yang sehari-hari menarik ojek di Taman Rekreasi Mendut, siang tadi hadir juga banyak orang yang ikut menarik ojek dadakan.
Salah satunya Hanif (21 tahun), warga Sawitan yang ikut menarik penumpang umat Buddha peserta Waisak.
Hanif mengaku baru kali ini ikut menarik ojek selama perayaan Waisak. Pemuda yang baru lulus sekolah menengah atas ini memanfaatkan momen Waisak untuk mendapat uang tambahan.
"Cuma ikut momentum saja. Aslinya saya di rumah biasa. Momentum saja karena ada Waisak," kata Hanif.
Baru beberapa menit ikut mangkal, Hanif sudah mendapat dua orang penumpang. "Baru dua penumpang. Dapat Rp20.000. Cuma baru ini."
Ojek pangkalan tidak keberatan ada warga yang ikut mencari uang memanfaatkan momen Waisak. "Iya nggak apa-apa kalau lagi hari keramaian begini. Teko bisa hadir semua. Nggak khusus pangkalan."
Pada hari-hari biasa, ojek yang mangkal di Taman Rekreasi Mendut dilengkapi kartu anggota. "Kalau mangkal kan harus ada kartu anggota," ujar Sukarjo.
Leo Kristy (62 tahun) pemimpin rombongan umat Buddha dari Tangerang, Banten, mengaku terbantu oleh ojek yang mengantar ke Candi Mendut.
Leo membawa sekitar 100 orang warga Buddha yang hendak menjalankan ibadah Waisak di Candi Borobudur. Karena terlambat hadir, bus rombongannya tertahan di sekitar tugu Soekarno-Hatta.
"Kalau menurut saya sangat membantu orang yang kepepet begini. Karena kami datang terlambat ya sangat membantu," ujar Leo.
Menurut Leo, tarif ojek yang ditawarkan juga masih masuk akal. Pengojek tidak memanfaatkan momen sehingga menetapkan tarif yang relatif murah.
"Antara Rp10.000 sampai Rp15.000. Itu sih relatif menurut saya. Biasa saja. Nggak terlalu mahal. Buat kami malah sangat membantu."
Leo beserta rombongan berangkat dari Tangerang tanggal 21 Mei 2024. Rombongan sempat menginap satu malam di Yogyakarta.
Sebagian besar peserta rombongan adalah umat Buddha yang ingin mengikuti prosesi Waisak di Candi Borobudur.
"Mau ikut prosesi Waisak. Mungkin ada 10 persen umat di luar Buddha yang ikut. Orang Kristiani atau apa. Mereka ingin ikut memeriahkan Waisak."
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang