SuaraJawaTengah.id - Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) menorehkan luka mendalam bagi bangsa Indonesia. Di balik tragedi berdarah itu, terselip kisah-kisah heroik para pahlawan revolusi, salah satunya Pierre Tendean.
Letnan Satu Corps Zeni ini gugur di usia muda, 26 tahun, saat bertugas sebagai ajudan Jenderal AH Nasution. Namun, di balik seragam militernya, tersimpan kisah cinta yang mengharukan.
Berikut 5 fakta tentang kisah cinta Pierre Tendean yang penuh liku:
1. Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama
Kisah cinta Pierre Tendean bersemi saat ia bertugas di Medan, Sumatera Utara. Ia jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang gadis bernama Rukmini. Keduanya kerap menghabiskan waktu bersama, menikmati suasana romantis Kota Medan.
2. Terhalang Restu Orang Tua
Sayangnya, hubungan Pierre dan Rukmini tak direstui orang tua Rukmini. Mereka keberatan karena perbedaan agama dan status sosial. Pierre yang berdarah campuran Prancis-Indonesia dianggap tidak sepadan dengan Rukmini yang berasal dari keluarga terpandang.
3. Tetap Setia Meski Terpisah Jarak
Meski terhalang restu, Pierre tetap setia pada cintanya. Ia terus menjalin komunikasi dengan Rukmini melalui surat, meskipun keduanya terpisah jarak. Surat-surat itu menjadi saksi bisu kesetiaan dan kerinduan Pierre pada sang pujaan hati.
Baca Juga: Kisah Kaum Beku Peristiwa 1965 di Magelang, Dihukum Berendam di Parit Tengah Malam
4. Sebuah Kenangan Manis di Tengah Tugas Negara
Di tengah kesibukannya bertugas sebagai ajudan Jenderal AH Nasution, Pierre tetap menyempatkan diri untuk menemui Rukmini. Keduanya sempat berlibur bersama ke Lembang, Bandung, menciptakan kenangan manis di tengah tugas negara yang diemban Pierre.
5. Gugur Sebagai Pahlawan, Meninggalkan Duka Mendalam
Pada 1 Oktober 1965, Pierre Tendean gugur di Lubang Buaya, Jakarta Timur, setelah sebelumnya disiksa oleh PKI. Kematiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan tentu saja, Rukmini.
Kisah cinta Pierre Tendean menjadi bukti bahwa di balik seragam militer, tersimpan hati yang lembut dan penuh kasih sayang. Pengorbanannya bagi bangsa dan negaranya, serta kesetiaannya pada cinta, menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
7 Fakta Menarik Tentang Karakter Orang Banyumas Menurut Prabowo Subianto
-
Honda Mobilio vs Nissan Grand Livina: 7 Perbedaan Penting Sebelum Memilih
-
7 Mobil Listrik Murah di Indonesia, Harga Mulai Rp100 Jutaan
-
7 Fakta Banjir dan Longsor Mengerikan yang Menghantam Kudus, 1 Korban Tewas!
-
Wujud Syukur 12 Tahun Perjalanan Perusahaan, Semen Gresik Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim