Esok paginya, ia juga melihat pocong melompat-lompat di antara pohon pisang di jalan setapak. Sejak saat itu, sang kakak menolak menginap di kosan Sonja.
Ketika Sonja memberanikan diri menanyakan hal ini kepada ibu kos, jawabannya hanya, “Oh, itu cuma yang jaga aja.” Pernyataan ini bukannya menenangkan, malah memperkuat dugaan bahwa memang ada sesuatu yang disembunyikan.
Apalagi rumah ibu kos tergolong paling besar dan paling makmur di lingkungan itu, dengan usaha kos, laundry, kios, dan ATK.
Pada akhirnya, dari tujuh penghuni awal kosan tersebut, hanya dua yang bertahan. Lainnya, termasuk Sonja, memutuskan pindah karena tidak tahan dengan gangguan yang terus menerus terjadi.
Kamar yang dulunya ditempati Sonja kini telah diubah menjadi kios, dan pohon tempat pria menggantung diri sudah ditebang.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa tidak semua tempat tinggal murah membawa kenyamanan. Terkadang, ada harga yang tak terlihat yang harus dibayar.
Semoga penghuni kosan saat ini tidak mengalami hal-hal serupa, dan hanya kita yang menjadi saksi dari kisah kelam yang diceritakan Sonja.
Kontributor : Dinar Oktarini
Baca Juga: Semarang Diprakirakan Hujan Ringan, Warga Diimbau Waspadai Cuaca Tak Menentu
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Kritis Harus Libatkan Masyarakat
-
Gubernur Luthfi Potong Jalur Tengkulak, Demi Amankan Harga Pangan dari Gejolak Global
-
Pemprov Jateng Upayakan Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Tuntas 2026
-
Harga Pertamax Melonjak Drastis, Tembus Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini!
-
Ratusan Guru di DIY Dilatih AI untuk Pangkas Beban Administrasi