SuaraJawaTengah.id - Dalam era yang ditandai dengan perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi, generasi muda, khususnya Generasi Z, dihadapkan pada tantangan untuk tetap relevan dan kompetitif.
Lahir pada rentang tahun 1997–2012, Generasi Z dikenal mahir menggunakan gawai dan aktif di media sosial. Tentu, hal itu menjadi keuntungan bagi generasi ini.
Mereka juga memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan keuangan digital seperti e-wallet, pinjaman daring, bank digital, dan asuransi.
Namun, kemudahan tersebut belum tentu diiringi dengan pemahaman mendalam mengenai pengelolaan keuangan dan perencanaan masa depan.
Melihat pentingnya membekali generasi muda dengan kemampuan tersebut, PT FWD Insurance Indonesia ("FWD Insurance") kembali mengukuhkan perannya dalam mendukung peningkatan literasi keuangan dan pemberdayaan personal anak muda melalui penyelenggaraan program FWD Day di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Melalui kegiatan ini, FWD Insurance tidak hanya memperkenalkan konsep asuransi jiwa kepada mahasiswa Undip, tetapi juga mengajak mereka untuk membangun kepercayaan diri dalam menghadapi masa depan.
Salah satu cara yang ditekankan adalah melalui personal branding, kemampuan menampilkan citra diri secara positif dan strategis di ruang publik, khususnya media sosial, yang kini telah menjadi arena penting dalam dunia kerja dan kehidupan sosial.
FWD Day hadir sebagai bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan indeks literasi keuangan nasional.
Mengacu pada Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat literasi keuangan di Indonesia telah mencapai 66,46 persen, meningkat dari 65,43 persen pada tahun 2024.
FWD Insurance memanfaatkan momentum positif ini untuk semakin memperluas jangkauan edukasinya kepada kalangan mahasiswa.
“FWD Insurance melihat potensi besar mahasiswa sebagai populasi produktif. Melalui FWD Day, kami ingin hadir ditengah-tengah mereka agar mereka dapat meningkatkan kualitas personal, membuat keputusan finansial yang cerdas, mandiri secara ekonomi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Inilah upaya kami dalam mewujudkan visi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi,” ujar Rudy F. Manik, Chief Human Resources and Marketing Officer FWD Insurance dikutip dari keterangan tertulis pada Rabu (28/5/2025).
Kegiatan FWD Day disusun dalam format yang interaktif dan inspiratif agar mahasiswa dapat terlibat aktif dan merasakan manfaat langsung dari program ini.
Salah satu sesi unggulan, Ztart Up Talk, menjadi sarana diskusi seputar membangun personal branding yang kuat, mengenal dasar-dasar pengelolaan keuangan, serta memahami berbagai pilihan investasi dan peluang karier di sektor asuransi jiwa.
Dengan menyasar mahasiswa sebagai peserta utama, FWD Insurance berharap bahwa kehadiran FWD Day dapat memberikan bekal penting bagi generasi muda dalam merancang masa depan.
Baik dalam konteks karier maupun kehidupan pribadi, kemampuan untuk mengelola keuangan secara cerdas dan menampilkan citra diri yang positif menjadi modal penting yang tidak bisa diabaikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang
-
Waspada Semarang! BMKG Prediksi Diguyur Hujan dan Ingatkan Potensi Banjir Rob Hari Ini
-
Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Bui: Rugikan Negara Rp1,3 T Tanpa Rasa Bersalah
-
Harga Sayur Lebih Stabil Setelah Ada MBG, Petani Boyolali Harap Program Terus Berlanjut
-
Semangat Petani Boyolali Terangkat, MBG buat Pesanan Sayur Melonjak