SuaraJawaTengah.id - Rumah mewah itu berdiri di antara deretan hunian elite. Sekilas tampak tenang, tapi siapa sangka, di dalamnya tersimpan kisah-kisah horor yang membuat bulu kuduk berdiri.
Vita adalah seorang mantan asisten rumah tangga yang pernah bekerja di rumah tersebut. Pengalamannya menyimpan berbagai kejadian mistis yang sulit dijelaskan logika.
Kisah Horor Pertama, Mainan Terlarang di Kamar Tiga
Saat pertama kali menginjakkan kaki di lantai tiga, Vita langsung diberi peringatan oleh ibu pemilik rumah soal kamar yang jarang dipakai.
"Vita, ini kamu wajib nih beresin kamar ini. Mainan ini," ujar si ibu sambil menunjuk mobil-mobilan kecil di bawah lemari, "itu nggak boleh diberesin ya. Gak boleh dipindah ke tempat lain. Gak boleh kamu masukin ke kerdus lagi."
Vita hanya bisa mengangguk, meski hati kecilnya penuh tanda tanya. Namun malam setelah kamar itu dibersihkan, kejadian aneh pun mulai terjadi.
Saat hendak tidur di ranjang susun bagian atas, ia merasakan punggungnya dielus oleh sesuatu yang tak tampak. Kemudian terdengar suara lirih anak kecil, "Makasih ya, mbak..."
Tidak mungkin itu manusia. Tidak ada siapa pun di belakang Vita. Dan kejadian itu bukan yang terakhir. ART lain yang bekerja di rumah itu pun mengaku pernah diganggu dengan cara serupa.
Kisah Horor Kedua, Bel Tengah Malam dan Sosok Tak Diundang
Baca Juga: Kisah Horor Napi di Penjara Bawah Tanah: 'Ada Yang menjalar di Kaki, Ternyata...'
Gangguan tak hanya datang dari kamar. Suatu malam, suara bel rumah tiba-tiba berbunyi.
"Ting-tong... Ting-tong..." berulang kali, semakin keras, seperti ada yang marah karena tak dibukakan pintu. Vita dan Ika, ART lainnya, saling menatap ketakutan.
"Kak, itu makin kenceng. Ting-tong itu kayak orang marah nggak dibukain bel," ujar Ika gemetar sebagaimana dikutip dari YouTube Lentera Malam.
. Menurut cerita dari sopir, kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya. Bahkan disebutkan, "Itu katanya pocong. Pocongnya itu melayang. Sampai jedotin palanya ke bel rumah, katanya."
Yang aneh, suara bel itu tak pernah terdengar oleh pemilik rumah. Seolah hanya mereka yang dipilih untuk mendengar.
Kisah Horor Ketiga, Suara Tawa dan Anak Kecil Berbaju Kuning
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Tragedi Gunung Slamet: Syafiq Ali Ditemukan Tewas Setelah 16 Hari Pencarian Dramatis
-
Sebelum Dipulangkan Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet akan Diautopsi di Pemalang
-
9 Fakta Mengerikan di Balik Kerusuhan Iran: Ratusan Tewas, Ribuan Ditangkap, dan Ancaman Militer AS
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal