Ada indikasi bahwa korban ditembak dari belakang saat sudah jatuh, namun luka di leher menunjukkan sudut tembakan dari atas. Ini membuat tim curiga bahwa rekonstruksi kejadian belum sepenuhnya terungkap.
“Kadang tubuh menyimpan kebenaran yang tak bisa dibohongi,” ujar dr. Sumy. “Tapi ada kalanya, tubuh juga menyimpan bisikan yang hanya bisa dirasakan.”
Bagi masyarakat umum, kisah seperti ini mungkin dianggap berlebihan, namun dalam dunia forensik, para profesional seperti dr. Sumy dan dr.
Hasri tahu bahwa ruang autopsi bukan hanya tempat mengurai kematian, tapi juga tempat di mana batas antara logika dan mistis menjadi kabur. Tidak semua kejadian bisa dimasukkan ke laporan medis, namun tetap terekam dalam memori mereka yang mengalaminya.
Kisah horor di balik autopsi jenazah korban penembakan ini bukan hanya cerita seram, tapi refleksi tentang betapa kompleksnya tugas para dokter forensik.
Di balik prosedur medis yang dingin dan presisi, mereka menghadapi sisi lain dari kematian yang tak selalu bisa dijelaskan oleh sains.
Bagi Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F, DFM, pengalaman seperti ini bukan untuk ditakuti, melainkan dihayati sebagai pengingat bahwa kematian menyisakan misteri yang kadang tak terbaca oleh alat forensik, namun terasa di dada dan jiwa.
Kontributor : Dinar Oktarini
Baca Juga: Teror Wanita Berbaju Putih dan 40 Hantu di Dalam Kamar
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi untuk Perempuan Lebih Berdaya
-
3 Fakta Aksi Curang UTBK di Undip: Tanam Logam di Telinga Berakhir di Kantor Polisi
-
Kronologi Aksi curang peserta UTBK di Undip, Ketahuan Metal Detector!
-
Biadab! Cuma Gara-gara Ogah Mandi, Paman di Semarang Nekat Bakar Keponakan Pakai Bensin
-
Miris! Peserta UTBK di Undip Tanam Alat di Telinga, Panitia Sampai Bawa ke Dokter THT