"Lewat film ini, saya cuma mau bilang, hidup itu absurd. Kadang hal-hal paling gelap justru bisa bikin kita ketawa; dan ternyata, ada juga pesugihan yang tumbalnya bukan manusia. Kalau film horor lain bertabur artis papan atas, film ini justru bertabur hantu-hantu papan atas se-Indonesia," kata Dono Pradana, Sutradara.
Sementara itu, Etienne Caesar, yang telah lama berkecimpung di industri perfilman, menambahkan,
"Pesugihan sudah jadi bagian dari budaya lisan kita, tapi lewat film ini kami melihatnya dari sisi yang absurd dan jenaka. Karena ya... sesuatu yang instan nggak akan kasih hasil maksimal. Proses kreatifnya juga gila – kami ingin penonton bisa takut dan tertawa di saat yang sama.”
Film ini benar-benar menjadi ajang berkumpulnya para komika dan pelawak senior Indonesia.
Deretan nama seperti Ardit Erwanda, Yono Bakrie, Benedictus Siregar, Nunung, Firza Valaza, Arief Didu, dan Ence Bagus dipastikan akan tampil total.
Menariknya, satu-satunya pemain non-komika dalam jajaran utama adalah Yoriko Angeline, yang perannya justru menjadi penyeimbang di tengah kekacauan para karakter.
Ardit Erwanda, salah satu pemain utama, mengaku langsung tertarik dengan premisnya yang aneh.
"Waktu pertama dengar judulnya, Pesugihan Sate Gagak, saya mikir. Ini pesugihannya yang makan sate, atau burung gagaknya yang buka lapak?” ujar Ardit Erwanda, salah satu pemain utama sambil tertawa.
"Tapi justru dari keanehan itu saya langsung tertarik. Premisnya segar dan absurd – jualan sate ke setan itu udah lucu duluan di kepala," tambahnya.
Baca Juga: 'Saya melihat mereka, Tapi di CCTV Saya Hanya Sendirian' Kisah Horor Satgas COVID-19 Terungkap
Perpaduan Komedi 70% dan Horor 30%
Diproduseri oleh Aoura Lovenson Chandra dan Fauzar Nurdin, film ini menjanjikan pengalaman sinematik yang berbeda.
Aoura menegaskan bahwa meski memiliki sentuhan horor, film ini tidak akan membuat penonton ketakutan saat di dalam bioskop.
"Bisa dikatakan bahwa 70% dari film ini adalah komedi, dan 30% sisanya berunsur klenik. Tujuan kami, sederhana, membuat penonton tertawa lepas dan melupakan sejenak masalah di luar sana,” kata Aoura.
Dengan komitmen menghadirkan cerita yang relevan dan menghibur, Pesugihan Sate Gagak siap menjadi salah satu film yang paling dinantikan tahun depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah