Kuota Dokter Spesialis Tak Bertambah?
Ironisnya, tujuan UU Kesehatan untuk memperbanyak jumlah dokter spesialis justru diragukan efektivitasnya melalui skema hospital-based.
Rudi menyoroti bahwa alih-alih menambah, sistem ini berpotensi hanya menggeser kuota yang sudah ada dari universitas ke rumah sakit.
Ia mencontohkan kondisi di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung, di mana satu rumah sakit pendidikan seringkali menjadi tempat praktik bagi mahasiswa dari beberapa universitas.
"Faktanya, kuota mahasiswa justru berkurang dari universitas dan dialihkan ke hospital-based. Padahal, jika tujuannya menambah tenaga dokter spesialis, semestinya jumlahnya bertambah, bukan bergeser," ungkapnya.
Sementara itu, tim kuasa hukum pemohon, Azam Prasojo Kadar, menyatakan permohonan uji materi Pasal 187 Ayat (4) dan Pasal 209 Ayat (2) UU Kesehatan telah didaftarkan ke MK pada 13 Agustus 2025.
Landasan hukum penyelenggaraan pendidikan oleh rumah sakit dianggap lemah karena tidak merujuk pada Pasal 31 Ayat (3) UUD 1945 yang mengamanatkan satu sistem pendidikan nasional.
"Payung hukum rumah sakit pendidikan sebagai penyelenggara utama cacat hukum dan tidak sesuai dengan Pasal 31 ayat 3 UUD 1945,” tegas Azam.
Pihaknya berharap MK dapat segera menyidangkan perkara ini untuk mengakhiri potensi konflik dan ketidakpastian hukum, serta mengembalikan marwah pendidikan kedokteran ke jalur yang semestinya, yakni di bawah koordinasi kementerian yang membidangi pendidikan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
5 Fakta Aksi Napi Lapas Nirbaya Nusakambangan yang Kabur dan Ditangkap Warga
-
Daftar Diskon Tol Mudik Lebaran 2026: Rute dan Tarif Terbaru Menuju Jawa Tengah dan Jogja
-
Kronologi Ford Fiesta Nyemplung dan Hantam Rumah Warga di Ungaran Gara-gara Google Maps
-
Rahasia di Balik Lonjakan Ekonomi Jawa Tengah: Angka Investasi Melesat, Lapangan Kerja Tercipta
-
BRI Hadirkan Promo Spesial untuk Tiket Mudik dan Liburan Lebaran Lebih Hemat