Menurutnya, dalam kondisi seperti sekarang, rakyat seharusnya mendapat bantuan, bukan malah dibebani.
"Kondisi ekonomi rakyat saat ini belum bagus maka kalau perlu disubsidi dulu bukan malah ditarik pajak tinggi. Rencana menaikkan pajak yang tidak wajar dibatalkan saja menunggu kondisi ekonomi membaik."
Di sisi lain, Adib juga menyoroti pentingnya keteladanan dari para elit. Upaya efisiensi anggaran pemerintah harus diimbangi dengan gaya hidup sederhana dari para pejabat di semua lini, mulai dari eksekutif, legislatif, yudikatif, hingga BUMN.
"Dengan bahasa lain hendaklah semua pejabat lebih empati dengan penderitaan rakyat," katanya.
Ia mengingatkan para pejabat untuk berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan, sebab watak bangsa Indonesia adalah pejuang yang tidak akan diam melihat ketidakadilan.
Meski begitu, ia tetap menyerukan agar perjuangan menyuarakan aspirasi dilakukan dengan cara yang beradab.
"Perjuangan harus dilakukan dengan santun dan damai tidak melakukan perbuatan anarki, pembakaran dan penjarahan yang merusak fasilitas umum."
"Untuk itu sebaiknya semua pihak menahan diri dan kita tunggu kebijakan pemerintah yang pro rakyat diwujudkan oleh Presiden Prabowo," pungkasnya.
Baca Juga: Demo Anarkis Bisa Picu Tragedi 98, Akademisi UIN: Ada Oknum Sistematis di Balik Kerusuhan!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin