- BMKG prediksi Semarang hujan ringan pada Sabtu siang.
- Suhu udara di Semarang berkisar 24-34 derajat Celsius.
- Jateng masuki pancaroba, waspada cuaca ekstrem.
SuaraJawaTengah.id - Warga Semarang dan sekitarnya diimbau untuk waspada dan mempersiapkan diri menghadapi potensi hujan pada akhir pekan ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kota Semarang akan diwarnai awan tebal yang berlanjut dengan turunnya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Sabtu (13/9/2025).
Berdasarkan data prakiraan cuaca yang dirilis BMKG, kondisi berawan akan menyelimuti ibu kota Jawa Tengah ini sejak pagi hari.
Suhu udara diperkirakan akan cukup hangat, berada di rentang 24 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 50 hingga 95 persen.
Meskipun pagi hari diprediksi hanya berawan, masyarakat perlu mengantisipasi perubahan cuaca yang signifikan memasuki siang hari. Potensi hujan ringan diperkirakan mulai turun sekitar pukul 13.00 WIB dan dapat berlanjut hingga sore bahkan malam hari.
Angin diperkirakan bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 30 km/jam.
Kondisi cuaca ini tidak hanya terjadi di Semarang. BMKG secara nasional juga telah merilis prakiraan serupa untuk beberapa kota besar lainnya di Pulau Jawa.
Hujan dengan intensitas bervariasi menjadi penanda masuknya periode transisi atau pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan di sejumlah wilayah.
"Di Pulau Jawa, cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di wilayah Jakarta dan Surabaya. Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan turun di wilayah Serang, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta," kata Prakirawan BMKG, Hasalika Nurjana, dalam rilis prakiraan cuaca daring.
Baca Juga: Alarm Cuaca Ekstrem Jateng: Cilacap Sudah Diguyur Hujan 135 Mm, Daerah Lain Siaga!
Lebih lanjut, BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang juga telah mengeluarkan peringatan terkait waspada potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah selama periode pancaroba di bulan September.
Meskipun prakiraan untuk hari ini adalah hujan ringan, tidak menutup kemungkinan adanya perubahan cuaca yang lebih ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada hari-hari berikutnya.
Fenomena ini wajar terjadi saat masa peralihan musim yang ditandai dengan perubahan pola angin dan peningkatan pembentukan awan hujan.
Oleh karena itu, warga Semarang yang hendak beraktivitas di luar ruangan pada akhir pekan ini dianjurkan untuk selalu sedia payung atau jas hujan.
Para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah hujan karena jalanan yang licin dan potensi jarak pandang yang menurun. Tetap pantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi BMKG untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama