- Pepes berasal dari Pasundan dan kini hadir di berbagai daerah dengan variasi bahan dan bumbu khas.
- Sudah dikenal sejak abad ke-19, pepes menjadi simbol kuliner tradisional yang terus lestari hingga kini.
- Dimasak dengan cara dikukus, pepes sehat, rendah kolesterol, dan kaya rasa berkat bumbu serta daun pisang.
Proses pengukusan pepes membutuhkan waktu sekitar satu jam hingga daun pisang yang membungkusnya berubah menjadi hijau tua. Proses pengukusan yang tepat akan membuat rasa pepes semakin nikmat dan menggugah selera.
Pepes sering disajikan bersama nasi timbel atau nasi liwet yang juga merupakan sajian khas Sunda.
Tidak hanya itu, pepes biasanya disertai dengan lalapan segar dan sambal, yang semakin menambah cita rasa dari hidangan ini.
4. Kelezatan Pepes yang Sehat dan Bergizi
Pepes menjadi pilihan banyak orang karena kelezatannya yang khas dan juga manfaatnya untuk kesehatan. Salah satu alasan mengapa pepes sangat disukai adalah karena cara memasaknya yang sehat.
Pepes tidak digoreng seperti banyak makanan lainnya, sehingga kandungan kolesterolnya lebih rendah.
Selain itu, pepes menggunakan bahan-bahan alami seperti ikan, tahu, dan sayuran, yang kaya akan nutrisi.
Bagi mereka yang sudah berusia lanjut, pepes menjadi pilihan yang baik karena lebih aman dikonsumsi dan tidak membebani kesehatan.
Dengan menggunakan bahan-bahan segar dan bumbu yang khas, pepes menjadi hidangan yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan.
Baca Juga: 6 Makanan Indonesia yang Ternyata Peninggalan Belanda
5. Bumbu dan Isian yang Beragam
Salah satu ciri khas dari pepes adalah bumbu dan isian yang sangat variatif. Bumbu pepes terdiri dari bahan-bahan seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, gula, garam, daun salam, dan serai.
Isian pepes pun bisa beragam, mulai dari ayam, ikan, usus, tahu, pedak, hingga jamur dan telur asin. Semua bahan ini diungkep terlebih dahulu dengan bumbu hingga meresap sempurna.
Setelah itu, isian tersebut dibungkus dengan daun pisang segar yang sudah dibersihkan.
Penggunaan daun pisang tidak hanya sebagai pembungkus, tetapi juga memberikan aroma khas yang sangat menggugah selera.
Ditambah dengan daun kemangi yang sering kali ditambahkan di dalamnya, pepes memiliki aroma yang lebih kuat dan menyegarkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
SGIC IX 2026 Torehkan Benefit Rp10,5 Miliar, Dirut Semen Gresik Dorong Insan Terus Berani Berinovasi
-
Yuk Ikutan Solo Run Fest 2026, Beli Tiket lebih Mudah lewat BRImo!
-
Stok Beras Jateng Melimpah 1,5 Juta Ton, tapi Kok Harga Malah Naik? Ini Kata Gubernur Ahmad Luthfi
-
Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa TPA Jatibarang Dimulai Desember 2026!
-
Alarm Kekerasan Anak di Jateng: 188 Kasus Persetubuhan Terungkap hingga Agustus 2026