- BRI mendukung penuh Koperasi Merah Putih di Semarang jadi pusat keuangan digital di level desa.
- Koperasi akan diberdayakan sebagai Agen BRILink untuk melayani transaksi PPOB dan keuangan warga.
- BRI juga akan menyalurkan kredit mikro lewat koperasi untuk melindungi warga dari jeratan rentenir.
SuaraJawaTengah.id - Sebuah langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan digulirkan di Kabupaten Semarang.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengambil peran sentral dengan menyatakan dukungan penuh 100 persen untuk menyukseskan program Koperasi Merah Putih, sebuah inisiatif yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi di puluhan ribu desa Indonesia.
Dukungan ini bukan sebatas retorika, melainkan diwujudkan melalui skema bisnis konkret yang siap mentransformasi koperasi menjadi pusat layanan keuangan digital modern di tingkat desa.
Dalam sosialisasi yang digelar di wilayah tersebut, BRI memaparkan bagaimana sinergi BUMN dan koperasi akan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat luas.
Kepala Unit BRI Banyubiru, Alex Trihatmoko, membeberkan tawaran konkret yang disiapkan untuk koperasi rintisan seperti Koperasi Desa Merah Putih Kebumen dan Koperasi Kelurahan Merah Putih Sumurrejo.
Fokus utamanya adalah membekali koperasi dengan unit usaha yang cepat menghasilkan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat desa.
"Koperasi Desa Merah Putih Kebumen dan Koperasi Kelurahan Merah Putih Sumurrejo, Untuk yang di tawarkan ke koperasi merah putih yaitu unit usaha Brilink dan penebusan Gas, karena untuk agen brilink bisa dijalankan untuk memenuhi kebutauhan anggota yg ingin bayar listrik, tarik tunai dan keperluan ppob lainya," ungkap Alex.
Penawaran menjadi Agen BRILink adalah pintu masuk bagi koperasi untuk terjun ke ekosistem ekonomi digital.
Melalui layanan ini, koperasi tak hanya berperan sebagai simpan pinjam, tetapi juga sebagai hub multifungsi tempat warga bisa membayar tagihan listrik, membeli pulsa, transfer uang, hingga tarik tunai tanpa harus pergi jauh ke kota.
Baca Juga: Perkuat Dakwah hingga ke Pelosok, YBM BRILiaN Salurkan Bantuan untuk Ponpes di Pemalang
Ini secara efektif meningkatkan inklusi keuangan sekaligus memberikan sumber pendapatan baru yang menjanjikan bagi koperasi.
Lebih dari itu, kolaborasi ini merupakan bagian dari visi besar BRI untuk menjangkau sektor ekonomi yang selama ini sulit tersentuh lembaga keuangan formal.
Penyaluran kredit yang terstruktur melalui koperasi diyakini menjadi cara paling efektif untuk memberdayakan usaha mikro di pedesaan.
Alex menegaskan, "Memperluas cakupan pembiayaan BRI ke sektor mikro dan pedesaan serta mendorong pertumbuhan pinjaman secara selektif melalui penyaluran kredit ke koperasi,".
Dengan adanya akses pembiayaan yang mudah dan aman dari BRI, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu mengembangkan berbagai potensi usaha lokal, mulai dari pertanian, peternakan, hingga industri rumah tangga.
Inisiatif ini juga menjadi benteng pertahanan bagi masyarakat desa dari ancaman rentenir dan pinjaman online (pinjol) ilegal yang seringkali menjerat dengan bunga tinggi. Sinergi antara BRI dan Koperasi Merah Putih ini menjadi model ideal bagaimana kekuatan BUMN dapat dimanfaatkan untuk membangun kemandirian ekonomi dari akar rumput.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
BRI Dampingi Rosyidah Wujudkan Mimpi Membangun Usaha Olahan Laut di Pesisir Indramayu
-
Tragis! Dua Bocah yang Hilang di Irigasi Singomerto Ditemukan Tewas, Terseret hingga 3,5 Km
-
Bupati Pekalongan Non-Aktif Fadia Arafiq Disidang di Pengadilan Tipikor Semarang Pekan Depan
-
Hadir Hingga Pelosok Negeri, Mantri BRI Bantu Wujudkan Harapan dan Kemandirian Keluarga
-
Krisis Air Bersih Meluas, 11 Desa di Banjarnegara Kini Dilanda Kekeringan