- Hyundai Stargazer unggul pada fitur interior modern, teknologi keselamatan canggih, dan performa mesin lebih bertenaga.
- Mitsubishi Xpander menawarkan kapasitas bagasi lebih besar, ground clearance tinggi, serta fitur praktis harian unggul.
- Kedua MPV 7-seater ini bersaing ketat di Indonesia, namun perbedaan dimensi bodi dan kapasitas tangki memengaruhi kenyamanan.
SuaraJawaTengah.id - Persaingan MPV 7 seater di Indonesia makin panas sejak hadirnya Hyundai Stargazer sebagai penantang serius Mitsubishi Xpander. Keduanya sering dibandingkan karena harga berdekatan, desain modern, dan sama-sama menyasar keluarga muda serta pengguna harian.
Namun di balik kemiripan itu, ada banyak perbedaan penting yang menentukan mana yang paling cocok untuk kebutuhan Anda. Berikut rangkuman faktanya berdasarkan perbandingan lengkap yang ada
1. Desain Eksterior Sama Kelas Tapi Punya Karakter Berbeda
Sekilas Stargazer dan Xpander terlihat mirip dari samping. Namun Stargazer tampil lebih futuristik lewat DRL horizontal di depan dan lampu belakang berbentuk huruf H yang khas Hyundai. Xpander lebih konservatif namun tetap terlihat gagah dan aman untuk selera umum.
2. Dimensi Bodi Menentukan Rasa Berkendara
Stargazer unggul di lebar bodi dengan ukuran 1.780 mm sehingga terasa lebih lapang dari sisi ke sisi. Xpander unggul di panjang dan tinggi yang membuatnya terlihat lebih besar secara visual dan memberi ruang ekstra di kabin belakang.
3. Ground Clearance Jadi Pembeda Utama
Xpander jelas unggul untuk kondisi jalan Indonesia. Ground clearance lebih tinggi berkat velg 17 inci membuatnya lebih aman saat melewati polisi tidur, jalan rusak, atau medan tidak rata. Stargazer lebih rendah karena memakai velg 16 inci sehingga perlu lebih hati-hati di jalan ekstrem.
4. Interior Stargazer Lebih Modern dan Fungsional
Baca Juga: 5 Ciri Mobil Bekas yang Sebaiknya Tidak Dibeli Meski Harganya Menggiurkan
Stargazer menawarkan interior bernuansa futuristik dengan panel instrumen TFT 4,2 inci dan ambient light. Pilihan captain seat di baris kedua juga menambah kenyamanan, meski perlu biaya tambahan.
5. Kapasitas Bagasi Xpander Jauh Lebih Besar
Untuk urusan membawa barang, Xpander unggul telak. Dengan tiga baris kursi tegak, bagasinya mencapai sekitar 495 liter. Stargazer hanya sekitar 200 liter sehingga kurang ideal untuk perjalanan dengan banyak barang.
6. Fitur Keselamatan Stargazer Lebih Canggih
Hyundai Stargazer dibekali Hyundai Smart Sense dan Blue Link. Fitur ini membantu pencegahan kecelakaan dan integrasi mobil dengan smartphone. Dari sisi teknologi keselamatan aktif, Stargazer lebih unggul.
7. Xpander Menang di Fitur Praktis Harian
Xpander memiliki rem parkir elektrik dan Hill Start Assist yang sangat berguna di tanjakan. Fitur ini belum tersedia di Stargazer dan cukup krusial bagi pengendara harian di perkotaan.
8. Performa Mesin Stargazer Lebih Bertenaga
Di atas kertas, Stargazer unggul dengan tenaga 115 PS dan torsi 144 Nm. Xpander berada di angka 105 PS dengan torsi sama. Keduanya sama-sama menggunakan transmisi CVT sehingga berkendara tetap halus.
9. Kapasitas Tangki Bikin Xpander Lebih Siap Perjalanan Jauh
Xpander dibekali tangki 45 liter, lebih besar dari Stargazer yang 40 liter. Selisih ini terasa saat perjalanan luar kota karena frekuensi isi bahan bakar bisa lebih jarang.
10. Harga Jadi Faktor Penentu Akhir
Stargazer menawarkan harga yang lebih kompetitif di beberapa varian entry level. Namun di varian tertinggi, harga keduanya relatif seimbang. Pilihan akhirnya kembali ke preferensi fitur dan kebutuhan penggunaan.
Jika Anda mengutamakan fitur modern, teknologi keselamatan, dan desain futuristik, Hyundai Stargazer layak dipilih. Namun bila kebutuhan Anda adalah daya angkut besar, ground clearance tinggi, dan kepraktisan harian, Mitsubishi Xpander masih sangat kuat sebagai MPV keluarga.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kritikan Pakar ke KPK: Konstruksi Hukum Kasus Kuota Haji Dianggap Aneh, Ini Alasannya
-
Polresta Banyumas Bongkar Praktik Prostitusi di Bulan Ramadan, Diduga Libatkan Anak
-
Dijamu Barito Putera, Kendal Tornado FC Bawa Misi Tiga Poin dan Asa ke Liga 1
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Waktu Buka Puasa Tiba! Cek Jadwal Azan Magrib Semarang Hari Ini 21 Februari 2026