- Sepuluh model mobil bekas di bawah Rp100 juta sebaiknya dihindari pembeli pemula karena potensi biaya perawatan tinggi dan masalah teknis.
- Beberapa model bermasalah spesifik seperti transmisi (Ford Fiesta, Serena), sistem pendinginan (Grand Livina), dan ketersediaan suku cadang (Chevrolet, Geely).
- Pembelian mobil bekas berisiko menimbulkan kerugian finansial jika suku cadang mahal, sulit ditemukan, dan bengkel tidak banyak menerima perbaikan.
SuaraJawaTengah.id - Mobil kini hampir menjadi kebutuhan bagi banyak keluarga di Indonesia. Meski di kota besar penggunaan mobil sering tidak efisien karena kemacetan, memiliki satu unit mobil di rumah tetap memberi rasa aman untuk kebutuhan mendesak seperti perjalanan luar kota, mudik, atau urusan keluarga.
Sayangnya, harga mobil baru semakin mahal dan tidak selalu sebanding dengan kondisi ekonomi. Karena itu, mobil bekas di bawah Rp100 juta kerap menjadi pilihan.
Namun, harga murah tidak selalu berarti aman. Ada sejumlah mobil bekas yang justru berpotensi membuat pemiliknya boncos karena perawatan rumit dan biaya tinggi. Berikut ini daftar 10 mobil bekas di bawah Rp100 juta yang sebaiknya kamu hindari, terutama jika ini mobil pertamamu.
1. Chevrolet Captiva Diesel 2008–2012
Chevrolet Captiva Diesel dikenal punya tampang gagah dan tenaga besar. Sayangnya, versi dieselnya terkenal bermasalah. Sistem common rail sering bermasalah, mulai dari injektor hingga turbo yang rawan rusak. Biaya spare part dan servisnya mahal, ditambah banyak bengkel yang enggan menangani mobil ini. Tidak sedikit pemilik akhirnya menjual Captiva karena tidak sanggup menanggung biaya perawatan.
2. Ford Fiesta
Ford Fiesta dikenal sebagai hatchback yang fun to drive. Handling presisi, desain modern, dan fitur melimpah. Namun masalah utamanya ada pada transmisi dual clutch yang terkenal rawan rusak dan mahal perbaikannya. Selain itu, mesin Fiesta juga dikenal cepat panas dan kurang cocok untuk kondisi macet di Indonesia. Spare part Ford pun relatif lebih mahal dibanding mobil Jepang.
3. Chevrolet Aveo Gen 2
Chevrolet Aveo generasi kedua tampil menarik dan cukup nyaman. Namun transmisi otomatisnya sering bermasalah, mulai dari slip hingga tidak responsif. Kaki-kaki cepat aus dan harga spare part tidak murah. Ditambah lagi, Chevrolet sudah tidak aktif di Indonesia sehingga akses teknisi dan suku cadang semakin terbatas.
Baca Juga: 7 Mobil Matic Irit, Bandel, dan Minim Drama Buat Dipakai Harian
4. Proton Exora
Sebagai MPV, Proton Exora terlihat menggiurkan karena kabin luas dan fitur cukup lengkap. Bahkan ada varian turbo. Sayangnya, mesin CamPro CPS dan sistem turbo Exora dikenal kurang tahan banting. Banyak keluhan soal mesin cepat panas, performa menurun, dan masalah elektrikal. Nilai jual kembali mobil ini juga sangat rendah.
5. Nissan Grand Livina L10
Nissan Grand Livina menawarkan kenyamanan ala sedan dalam bentuk LMPV. Namun untuk unit yang sudah berumur, masalah overheat sering muncul. Sistem pendinginan perlu perhatian ekstra karena radiator bocor dan kipas lemah kerap terjadi. Transmisi otomatisnya juga sering mengalami jedum dan delay, yang berujung overhaul dengan biaya tidak sedikit.
6. Nissan Serena C26
Nissan Serena C26 dikenal nyaman dan kaya fitur. Namun dua masalah utama sering menghantui pemiliknya, yaitu transmisi CVT dan sistem kelistrikan. CVT rawan rusak jika perawatan kurang maksimal. Selain itu, AC digital, pintu geser elektrik, hingga speedometer kerap bermasalah. Proses perbaikannya pun bisa memakan waktu lama.
7. Kia Picanto Matic 2008–2012
Kia Picanto berdesain imut dan cocok untuk penggunaan harian. Namun versi matiknya banyak dikeluhkan karena transmisi yang lemah, tidak responsif, dan rawan slip. AC juga terkenal kurang dingin saat macet atau siang hari. Ketersediaan spare part aftermarket masih terbatas dan biaya perbaikannya cukup menguras kantong.
8. Hyundai i10 2008
Hyundai i10 memiliki basis yang mirip dengan Kia Picanto. Masalahnya pun serupa. Mesin mudah bergetar, AC sering bermasalah, dan kaki-kaki cepat aus. Sebagai city car, i10 seharusnya praktis, namun justru sering merepotkan karena banyak part harus inden dan tidak semua bengkel mampu menanganinya.
9. Chevrolet Spark 2010
Chevrolet Spark terlihat lucu dan menarik, tetapi menyimpan banyak masalah. Mesin mudah overheat, sensor rawan rusak, dan AC sering bermasalah. Seperti Chevrolet lainnya, kendala utama ada pada ketersediaan spare part yang terbatas dan mahal, bahkan untuk kualitas aftermarket sekalipun.
10. Geely Panda
Geely Panda sempat viral karena desainnya yang unik dan lucu. Namun di balik tampilannya, kualitas build mobil ini jauh dari meyakinkan. Mesin kurang bertenaga, kualitas material seadanya, dan spare part sangat sulit ditemukan. Jika rusak, mencari part bisa menjadi mimpi buruk, terutama untuk komponen yang jarang diganti.
Mobil bekas murah memang menggoda, apalagi jika harganya di bawah Rp100 juta. Namun untuk pemula atau pembeli mobil pertama, sepuluh mobil di atas sebaiknya dihindari.
Biaya perawatan, ketersediaan spare part, dan potensi kerusakan bisa membuat pengeluaran membengkak dan pengalaman memiliki mobil menjadi tidak menyenangkan. Lebih baik memilih mobil yang sederhana, mudah dirawat, dan punya jaringan servis luas agar tidak menyesal di kemudian hari.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Jangan Sampai Terlewat! Jadwal Imsak Semarang Hari ini 23 Februari 2026
-
Kritikan Pakar ke KPK: Konstruksi Hukum Kasus Kuota Haji Dianggap Aneh, Ini Alasannya
-
Polresta Banyumas Bongkar Praktik Prostitusi di Bulan Ramadan, Diduga Libatkan Anak
-
Dijamu Barito Putera, Kendal Tornado FC Bawa Misi Tiga Poin dan Asa ke Liga 1
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug