Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:03 WIB
Upaya evakuasi kendaraan yang terbawa materian longsoran saat kendaraan terparkir di atas jembatan menuju portal kawasan wisata ziarah Sunan Muria Kudus, Jawa Tengah. [ANTARA/HO-Humas Polres Kudus]
Baca 10 detik
  • Tanah longsor hebat melanda empat desa di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus pada 10 Januari 2026 akibat hujan deras.
  • BPBD Kudus mencatat total 18 titik longsor menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan dan menimpa beberapa rumah warga.
  • Dampak terparah terjadi di Desa Colo, menyebabkan jembatan sepanjang 50 meter ambrol dan dua mobil terperosok sungai.

"Peristiwa di Desa Colo tersebut juga mengakibatkan dua mobil terperosok ke sungai," tambah Eko.

Beruntung, tim gabungan berhasil mengevakuasi tiga korban dalam kondisi selamat pada pukul 19.30 WIB, sementara proses evakuasi kendaraan selesai pada pukul 01.14 WIB.

Insiden ini menunjukkan betapa dahsyatnya dampak longsoran, yang tidak hanya merusak infrastruktur tetapi juga membahayakan nyawa.

Camat Dawe, Dian Noor Tamzis Hanafi, menambahkan bahwa laporan longsor juga diterima dari Desa Kajar dan Puyoh.

Meskipun secara umum peristiwa tanah longsor tersebut tidak sampai mengakibatkan kerusakan berat pada rumah penduduk, namun dampak pada infrastruktur jalan sangat signifikan.

"Sejumlah longsor juga menimbun jalan desa sehingga saat ini warga bersama pemerintah desa bergotong royong menangani material longsoran," ujarnya.

Kegiatan gotong royong serupa akan terus dilakukan di desa-desa terdampak lainnya, melibatkan berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan.

Pemerintah Kabupaten Kudus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi hujan deras masih tinggi. Warga yang tinggal di daerah rawan longsor diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda longsor.

Baca Juga: Tim SAR Temukan Tujuh Korban Longsor Banjarnegara, Tiga Teridentifikasi

Load More