- KPK menangkap Bupati Pati, Sudewo, dan beberapa kepala desa melalui OTT pada 19 Januari 2026 terkait pemerasan jabatan.
- Pemerasan terjadi sejak November 2025 untuk pengisian perangkat desa, dengan tarif yang harus dibayar berkisar Rp165 juta hingga Rp225 juta.
- Total uang senilai Rp2,6 miliar diamankan KPK sebagai barang bukti dari praktik korupsi sistematis di lingkungan pemerintah Kabupaten Pati.
5. Bupati Sudewo Resmi Ditahan sebagai Tersangka Korupsi
Setelah melalui pemeriksaan dan OTT yang dilakukan oleh KPK, Bupati Pati Sudewo resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan ini.
Dalam konferensi pers, KPK mengungkapkan bahwa uang yang diamankan dari kepala desa menunjukkan betapa besar praktik korupsi yang terjadi.
Penetapan Sudewo sebagai tersangka ini menjadi sinyal kuat bahwa korupsi di tingkat desa juga harus diberantas. Hal ini penting agar tidak ada lagi pejabat yang menyalahgunakan kekuasaannya untuk mencari keuntungan pribadi.
Selain Bupati Sudewo KPK juga menetapkan tiga kepala desa sebagai tersangka dalam kasus yang sama yaitu Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan Abdul Suyono, Kepala Desa Arumanis, Kecamatan Jaken Sumarjiono dan Kepala Desa Sukorukun, Kecamatan Jaken, Karjan.
Ketiganya bersama Sudewo menjadi tersangka karena diduga ikut menerima dan memfasilitasi uang hasil pemerasan dalam proses pengisian jabatan perangkat desa.
Para tersangka, termasuk Sudewo, ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK. Penetapan mereka sebagai tersangka menegaskan perlunya pemberantasan korupsi hingga ke tingkat desa untuk memastikan pengisian jabatan yang adil.
Kontributor : Dinar Oktarini
Baca Juga: 7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Jelang EPA U-19, Kendal Tornado FC Youth Simulasi Jadwal Kompetisi
-
Kecelakaan Maut di Blora! Truk Rem Blong Tabrak 5 Motor, Satu Orang Tewas
-
Horor di Tol Semarang-Solo! Tronton Diduga Rem Blong Hantam 2 Truk, 1 Tewas di Tempat
-
Naik Vespa, Taj Yasin Tinjau SPBU untuk Pastikan Ketersediaan BBM di Jateng Aman Jelang Lebaran
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir