Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:39 WIB
Sejumlah anak mengikuti Karnaval Budaya Dugderan untuk menyambut datangnya bulan Ramadan, di Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/5). [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 diselenggarakan selama sepuluh hari, yakni 7 hingga 16 Februari di Aloon-aloon Masjid Agung Semarang.
  • Akses Jalan Ki Narto Sabdo ditutup sementara selama acara berlangsung, sehingga disiapkan jalur alternatif dan empat kantong parkir resmi.
  • Rekayasa lalu lintas ini berjalan bersamaan Operasi Keselamatan Candi 2026, menyebabkan penyesuaian rute pada tiga Koridor Bus Trans Semarang.

SuaraJawaTengah.id - Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 kembali digelar di Kota Semarang sebagai bagian dari tradisi tahunan menyambut datangnya bulan Ramadan.

Kegiatan budaya dan ekonomi rakyat ini selalu menjadi magnet bagi masyarakat karena memadukan pasar rakyat, hiburan tradisional, hingga nilai historis khas Kota Atlas.

Tahun ini, pelaksanaan Dugderan berlangsung lebih panjang dengan sejumlah pengaturan lalu lintas dan transportasi publik yang perlu diperhatikan.

Berikut rangkuman tujuh informasi penting Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di Semarang.

1. Digelar Selama 10 Hari Penuh

Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan berlangsung selama 10 hari, mulai Sabtu hingga Senin, 7 sampai 16 Februari 2026. Durasi ini memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk berkunjung tanpa harus menumpuk di satu atau dua hari tertentu.

Pelaksanaan festival yang cukup panjang juga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian pedagang kecil, pelaku UMKM, serta sektor informal di sekitar kawasan Pasar Johar dan Masjid Agung Semarang.

2. Terpusat di Kawasan Aloon-aloon Masjid Agung Semarang

Lokasi utama Festival Dugderan 2026 berada di area sekitar Aloon-aloon Masjid Agung Semarang, tepatnya di Jalan Ki Narto Sabdo, Kecamatan Semarang Tengah. Kawasan ini dipilih karena memiliki nilai historis dan kedekatan dengan pusat aktivitas warga.

Baca Juga: Awas Terjebak Macet! Pemkot Semarang akan Alihkan Arus Lalu Lintas Saat Kirab Budaya Dugderan

Selama festival berlangsung, area tersebut akan dipenuhi lapak pedagang pasar rakyat, wahana hiburan, serta aktivitas budaya khas Dugderan yang selalu dinantikan setiap tahun.

3. Jalan Ki Narto Sabdo Ditutup Sementara

Demi kelancaran dan keamanan kegiatan, Jalan Ki Narto Sabdo akan ditutup sementara untuk kendaraan umum. Penutupan dilakukan mulai dari lampu merah Hotel Metro hingga Jembatan Kali Semarang.

KBO Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Sujid Riyanto, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas ini berlaku selama pelaksanaan Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026, yakni pada 7 sampai 16 Februari 2026.

4. Jalur Alternatif Disiapkan untuk Pengendara

Bagi pengguna jalan yang biasa melintasi kawasan tersebut, pihak kepolisian telah menyiapkan jalur alternatif. Pengendara diarahkan memutar melalui Jalan Alun-alun Timur hingga ke sisi timur Alun-alun Pasar Johar.

Load More