Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 06 Februari 2026 | 10:59 WIB
Ilustrasi kunci jawaban pendidikan pancasila kelas 9 halaman 121 kurikulum merdeka, peran budaya lokal dalam menyaring pengaruh budaya asing.
Baca 10 detik
  • Pendidikan Pancasila Kelas 9 Kurikulum Merdeka membahas analisis pengaruh budaya asing akibat globalisasi pada halaman 121.
  • Budaya global membawa dampak positif berupa perluasan pengetahuan serta negatif seperti melupakan budaya sendiri.
  • Budaya lokal berfungsi sebagai filter alami melalui nilai luhur untuk menyaring masuknya budaya asing yang tidak sesuai norma.

SuaraJawaTengah.id - Pendidikan Pancasila merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa di tingkat SMP, khususnya kelas 9.

Di dalam Kurikulum Merdeka, pendidikan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai Pancasila sebagai dasar negara dan panduan hidup bangsa Indonesia.

Salah satu topik yang dibahas dalam Buku Sejarah Pendidikan Pancasila Kelas 9 adalah budaya lokal dan pengaruh budaya asing yang masuk ke Indonesia.

Dalam Bab 3, yang ada pada halaman 121, siswa diminta untuk menganalisis pengaruh budaya asing yang semakin meluas akibat kemajuan teknologi dan globalisasi.

Artikel ini akan membahas kunci jawaban soal Pendidikan Pancasila Kelas 9 Halaman 121 dan peran budaya lokal dalam menyaring budaya asing yang masuk ke Indonesia.

Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 9 Halaman 121

Dalam soal asesmen yang terdapat pada halaman 121, siswa diminta untuk mengidentifikasi fenomena globalisasi budaya yang memengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia.

Soal-soal ini bertujuan untuk mengasah kemampuan analisis siswa mengenai pengaruh budaya asing terhadap kebudayaan Indonesia, serta bagaimana budaya lokal bisa berfungsi sebagai penangkal terhadap pengaruh negatif tersebut.

Soal 1: Apakah kamu memiliki kegemaran mendengar musik, menonton drama atau film, atau membaca novel yang berasal dari negara lain?

Baca Juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 9 SMP Halaman 140 Kurikulum Merdeka

Jawaban:

Seiring berkembangnya teknologi, sangat wajar jika banyak siswa yang tertarik dan menyukai hiburan dari negara lain. Musik, drama, film, dan novel yang berasal dari negara lain seperti Korea, Amerika, Jepang, dan negara-negara Eropa lainnya sangat populer di Indonesia.

Melalui internet dan berbagai platform streaming, siswa dapat dengan mudah mengakses beragam budaya global. Fenomena ini menunjukkan betapa pesatnya perkembangan budaya global di kalangan generasi muda, yang membuka wawasan mereka terhadap dunia internasional.

Soal 2: Sebutkan nilai positif dan negatif dari budaya global tersebut!

Jawaban:

Budaya global memberikan dampak yang sangat besar bagi perkembangan pengetahuan dan kreativitas, namun juga memiliki dampak negatif jika tidak disaring dengan baik. Berikut adalah nilai positif dan negatif yang dapat diidentifikasi:

Nilai Positif:

Pengetahuan menjadi luas: Mengakses budaya global memungkinkan siswa untuk mempelajari beragam informasi, baik tentang kebiasaan, tradisi, maupun cara hidup masyarakat di luar Indonesia.

Meningkatkan kreativitas dan inovasi: Paparan terhadap budaya asing menginspirasi siswa untuk lebih kreatif dalam berkreasi, baik dalam bidang seni, teknologi, maupun bisnis.

Memperlancar penguasaan bahasa asing: Dengan mendengarkan musik, menonton film, atau membaca novel dalam bahasa asing, siswa dapat meningkatkan kemampuan berbahasa asing, yang sangat bermanfaat di dunia globalisasi.

Nilai Negatif:

Menghiraukan budaya sendiri: Terlalu banyak terpapar budaya asing dapat membuat siswa melupakan dan tidak lagi menghargai budaya Indonesia yang telah lama ada.

Lebih menghargai budaya lain: Pengaruh budaya global dapat menyebabkan siswa lebih mengagumi budaya luar, sementara budaya lokal kurang mendapatkan perhatian.

Terpengaruh gaya hidup konsumtif: Beberapa budaya asing, terutama yang berasal dari negara maju, sering kali menonjolkan gaya hidup konsumtif yang dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku siswa.

Terpengaruh dengan budaya luar yang bertentangan dengan adat dan budaya lokal: Beberapa budaya asing memiliki nilai-nilai atau praktik yang tidak sesuai dengan norma dan adat istiadat Indonesia, seperti individualisme atau materialisme.

Soal 3: Menurut pendapatmu, bagaimana peran tradisi, kearifan lokal, dan budaya di Indonesia dalam memfilter/menyaring budaya asing yang masuk melalui berbagai media?

Jawaban:

Budaya lokal di Indonesia memainkan peran yang sangat penting dalam memfilter pengaruh budaya asing yang masuk. Indonesia memiliki beragam tradisi dan kearifan lokal yang telah terbukti efektif dalam menjaga identitas budaya bangsa.

Berikut adalah beberapa peran budaya lokal dalam menyaring budaya asing:

  • Mengajarkan nilai-nilai luhur: Budaya lokal di Indonesia mengajarkan nilai-nilai yang sangat dihargai dalam kehidupan sehari-hari, seperti gotong royong, sopan santun, menghormati orang tua, dan menjaga hubungan sosial yang harmonis. Nilai-nilai ini menjadi dasar yang kuat bagi masyarakat untuk tetap menjaga norma sosial yang sudah ada.
  • Menjadi alat filter alami terhadap budaya asing: Budaya lokal bertindak sebagai filter alami untuk memisahkan budaya asing yang sesuai dengan nilai dan norma Indonesia dan yang tidak sesuai. Misalnya, budaya Indonesia yang lebih kolektif dan mengutamakan kebersamaan dapat bertindak sebagai penyeimbang terhadap budaya asing yang cenderung lebih individualistik.
  • Pendidikan budaya di keluarga dan sekolah: Dalam keluarga dan sekolah, pendidikan budaya lokal diutamakan untuk membentuk karakter anak-anak Indonesia. Tradisi seperti mengenalkan tarian daerah, musik tradisional, dan bahasa daerah, menjadi bagian penting dari proses pendidikan yang mendorong rasa bangga terhadap warisan budaya Indonesia.
  • Kearifan lokal sebagai penuntun: Kearifan lokal yang ada di berbagai daerah Indonesia sering kali mengajarkan cara hidup yang harmonis dengan alam, seperti adat yang mengatur penggunaan sumber daya alam secara bijaksana. Kearifan ini juga menjadi pedoman untuk menghindari gaya hidup yang merusak lingkungan atau bertentangan dengan moralitas dan etika.

Pentingnya Peran Budaya Lokal dalam Pendidikan Pancasila

Pendidikan Pancasila pada dasarnya tidak hanya memfokuskan pada teori, tetapi juga pada penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, budaya lokal Indonesia berperan penting dalam membentuk karakter dan identitas bangsa.

Masyarakat Indonesia yang sangat beragam ini perlu terus mengajarkan dan menjaga nilai-nilai luhur dari budaya lokal agar generasi muda tidak hanya terpengaruh oleh budaya asing, tetapi juga bisa mengembangkan budaya lokal dengan cara yang relevan dengan zaman.

Dalam konteks ini, Pancasila sebagai dasar negara mengajarkan pentingnya nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan saling menghormati, yang sangat erat kaitannya dengan budaya lokal Indonesia.

Melalui pembelajaran budaya lokal, siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga keberagaman, tetapi juga bagaimana membangun rasa nasionalisme yang seimbang dengan kemajuan global.

Kunci jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 9 Halaman 121 Kurikulum Merdeka memberikan wawasan tentang pengaruh budaya global terhadap kehidupan masyarakat Indonesia dan bagaimana budaya lokal berperan penting dalam menyaring pengaruh negatif tersebut.

Orang tua dan wali diharapkan dapat menggunakan kunci jawaban ini untuk mengoreksi pekerjaan siswa, namun tetap memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir kritis dan mandiri. Dengan begitu, siswa dapat memahami betapa pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal dalam menghadapi arus globalisasi yang semakin pesat.

Kontributor : Dinar Oktarini

Load More