- BMKG memprakirakan Kota Semarang, Jawa Tengah, akan diguyur hujan dengan intensitas sedang pada Sabtu, 7 Februari 2026.
- Prakirawan BMKG mengindikasikan Pulau Jawa didominasi hujan, Semarang dan Yogyakarta diprediksi mengalami hujan intensitas sedang.
- Masyarakat diimbau waspada, terutama pengendara, karena potensi dampak aktivitas dan keselamatan akibat jalanan licin.
SuaraJawaTengah.id - Semarang, kota pesisir di Jawa Tengah, diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang pada hari ini, Sabtu (7/2/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca yang menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia masih berpotensi dilanda hujan dengan intensitas bervariasi, dan Semarang termasuk salah satu daerah yang perlu diwaspadai.
Prakirawan BMKG, Ranika D.A, dalam siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Sabtu, menjelaskan bahwa kondisi cuaca di Pulau Jawa secara umum akan didominasi oleh hujan. Khusus untuk Semarang, hujan sedang diperkirakan akan turun, yang berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat kota ini.
"Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Semarang dan Yogyakarta," kata Ranika.
Masyarakat Semarang diimbau untuk mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca ini. Payung atau jas hujan menjadi perlengkapan penting saat beraktivitas di luar ruangan.
Pengendara kendaraan bermotor juga diharapkan untuk lebih berhati-hati mengingat jalanan yang licin dan jarak pandang yang mungkin berkurang akibat hujan.
Selain Semarang, beberapa wilayah lain di Pulau Jawa juga diprediksi mengalami kondisi serupa. Hujan ringan berpotensi mengguyur sebagian wilayah Jawa, sementara Surabaya perlu mewaspadai potensi hujan disertai petir.
Kondisi ini menunjukkan bahwa musim hujan masih aktif di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jawa.
Secara lebih luas, BMKG memprakirakan bahwa seluruh wilayah Indonesia masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas bervariasi, disertai potensi petir di sejumlah daerah. Di Pulau Sumatera, Palembang dan Bandar Lampung diimbau untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir. Sementara itu, di Kalimantan, Samarinda juga perlu waspada terhadap potensi hujan disertai petir.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Tegaskan Penanganan Bencana Tegal: Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Sampai Relokasi Total!
Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar dan Mataram diprakirakan hujan ringan, sedangkan Kupang perlu waspada potensi hujan disertai petir. Untuk Pulau Sulawesi, Manado dan Mamuju diprakirakan hujan sedang, sementara Kendari perlu mewaspadai potensi hujan disertai petir.
Wilayah Maluku dan Papua juga tidak luput dari potensi hujan. Ternate diprakirakan hujan sedang, sedangkan Ambon, Nabire, dan Merauke perlu mewaspadai potensi hujan disertai petir.
BMKG secara umum mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah. Informasi prakiraan cuaca yang diperbarui setiap jam dapat diakses melalui laman web resmi bmkg.go.id atau aplikasi Info BMKG.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah
-
Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah