- Banjir lahar hujan di hulu Sungai Senowo, Magelang, Selasa (3/3) menewaskan tiga orang dan dua masih hilang.
- Intensitas hujan sangat tinggi menjadi penyebab utama banjir lahar dingin yang menyebabkan enam warga mengalami luka.
- Bencana tersebut turut merusak infrastruktur, menyebabkan rumah hanyut, jembatan rusak, dan mengisolasi dua dusun.
SuaraJawaTengah.id - Tiga orang meninggal dan 2 lainnya masih hilang akibat banjir lahar hujan yang menerjang hulu Sungai Senowo, Kabupaten Magelang, Selasa (3/3). Banjir besar terjadi menyusul intensitas hujan yang sangat tinggi di lereng Gunung Merapi.
Banjir besar yang datang tiba-tiba itu juga menyebabkan 6 orang luka-luka dan harus menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Magelang dan Sleman, Yogyakarta.
“Kejadian banjir lahar hujan ini karena intensitas hujan yang luar biasa tinggi. Akhirnya lahar dingin turun. Kejadiannya di hulu Sungai Senowo,” kata Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, Selasa malam.
Korban meninggal terdata atas nama Iman Setiawan (21 tahun), warga Karanganyar, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.
Pagi tadi, Rabu (4/3) tim gabungan BPBD dan Basarnas menemukan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam kondisi meninggal. Keduanya atas nama Fuad Hasan, warga Dusun Gedangan, Ngargosoko dan Heru, warga Dusun Krajan, Krinjing.
Dari 6 korban luka-luka, 2 diantaran masih menjalani perawatan di RSU Muntilan, sementara 4 lainnya sudah diperbolehkan pulang.
Korban luka yang dirawat di RSU Muntilan antara lain Riqi Saiful (24 tahun), warga Klakah Ngisor, Selo, Boyolali yang mengalami lecet pada siku kiri, luka pada telapak tangan kanan, serta luka di kedua kaki.
Kemudian Sugiyono (41 tahun), warga Dusun Batur Ngisor, Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun yang menderita lebam pada pada mata kanan.
Korban luka lainnya Tri Maryati (25 tahun), warga Gowok Pos Sengi, Kecamatan Dukun, Magelang, mengalami luka pada kaki kanan, mata kaki kiri, dan siku tangan kiri. Turinah (46 tahun), petani asal Windu Sabrang, Wonolelo, Sawangan, mengalami luka pada kedua lutut, lebam di lengan kanan, serta luka di wajah.
Baca Juga: Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Katharina (74 tahun), petani asal Dusun Semen, Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, menderita luka pada mata kanan dan lebam pada mata kiri. Sedangkan korban lainnya, Muhammad Baharudin Yusuf (30 tahun), karyawan swasta asal Kapuhan, Sawangan, dirawat di RS Murangan, Sleman.
Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan saat ini masih melakukan penanganan darurat. Pencarian terhadap empat orang yang belum ditemukan akan dilanjutkan pada Rabu (4/3) pukul 07.30 WIB.
“Besok kita teruskan penyisiran terkait empat korban yang terindikasi belum ditemukan. Semua unsur terlibat, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan,” kata Bupati Grengseng Pamuji.
Selain korban jiwa dan luka, banjir lahar hujan juga menyebabkan kerusakan infrastruktur. Sejumlah rumah dan warung yang berada di dekat aliran sungai dilaporkan hanyut. Akses jalan terputus akibat jembatan rusak dan material banjir yang menutup badan jalan.
Akibat kerusakan tersebut, dua dusun dilaporkan terisolasi. Pendataan kerusakan secara rinci akan dilakukan pada Rabu pagi karena proses evakuasi dan penanganan darurat dihentikan sementara pada pukul 21.00 WIB mengingat kondisi gelap dan faktor keselamatan.
"Secara detail (kendaraan yang hanyut) kami belum tahu karena kejadian tadi sangat cepat dan sudah sore. Ada indikasi beberapa truk yang belum ditemukan."
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Bicara ke 503 Ketua DPRD di Akmil, Prabowo: Kita Boleh Beda Partai Tapi Tetap Satu Patriot
-
Ultimatum Zulhas ke SPPG: Ini Misi Peradaban, Jangan Cuma Cari Cuan!
-
Gebrakan PKB Jateng: 819 Kader Jalani Fit and Proper Test Demi Mesin Politik 2029!
-
Alarm Darurat Kampus! Mahasiswa UNNES-PMII Salatiga Gerak Cepat Lawan Kekerasan Seksual
-
Ditresnarkoba Polda Jateng Bongkar Jaringan Obat Terlarang di Pekalongan, Ribuan Pil Disita