- Kecelakaan melibatkan dua motor di Jalan Hasyim Azhari, Banyumas, pada Minggu pagi, 8 Maret 2026.
- Insiden mengakibatkan satu pengendara berinisial SW (67) meninggal dunia di lokasi kejadian.
- Polisi masih menyelidiki dugaan penyebab kecelakaan yang mungkin dipicu petasan di sekitar lokasi.
Korban merupakan penjual tempe keliling yang sehari-hari berkeliling di wilayah Desa Pliken dan sekitarnya. Ia mengalami luka parah di bagian kepala akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera mendatangi lokasi. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.
Peristiwa tersebut juga sempat menarik perhatian warga sekitar karena terjadi di jalan yang biasanya cukup ramai pada jam-jam tertentu.
4. Satu Korban Lainnya Luka Serius
Selain korban meninggal, satu pengendara lain juga mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut. Korban berinisial KR (55), seorang ibu rumah tangga yang juga berasal dari Kecamatan Kembaran.
Korban mengalami luka sobek terbuka di kaki kiri sepanjang sekitar 25 sentimeter serta luka sobek di paha kiri sepanjang kurang lebih 6 sentimeter. Selain itu, korban juga mengalami mimisan serta diduga mengalami patah tulang pada tangan kiri.
Tak hanya itu, kelopak mata kiri korban dilaporkan mengalami pembengkakan akibat benturan.
Setelah kejadian, korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.
5. Dugaan Petasan Masih Diselidiki Polisi
Baca Juga: Kombes Pol Petrus Parningotan Jabat Kapolresta Banyumas, Ini Pesan Kapolda Jateng
Informasi yang beredar di media sosial menyebut kecelakaan tersebut dipicu oleh pengendara yang berusaha menghindari petasan yang dimainkan anak-anak di sekitar lokasi.
Namun hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kebenaran informasi tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap saksi maupun korban yang selamat, belum ditemukan bukti adanya suara atau aktivitas petasan saat kejadian.
Menurut keterangan saksi, di sekitar lokasi memang terdapat sejumlah anak-anak yang berada di badan jalan dari dua arah. Kondisi ini membuat situasi di jalan menjadi kurang aman bagi pengendara yang melintas.
Saksi juga menyebut pengendara Honda Beat sempat membunyikan klakson sebelum tabrakan terjadi.
Polisi kini masih mengumpulkan keterangan dari warga sekitar serta anak-anak yang berada di lokasi saat kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Penyelidikan lebih lanjut dilakukan guna mengetahui apakah benar ada unsur petasan yang memicu kecelakaan, ataukah insiden tersebut murni disebabkan faktor lain seperti kondisi jalan maupun kelalaian pengendara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang