- Ketua PBNU mengecam keras serangan air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Adrie Yunus, di Salemba, Jakarta Pusat.
- Savic Ali menilai serangan terarah ini sebagai premanisme politik yang mengancam aktivis kritis terhadap kebijakan negara saat ini.
- PBNU mendesak polisi segera mengusut tuntas kasus ini menggunakan petunjuk CCTV demi mencegah terulangnya intimidasi serupa.
“Pasca Orde Baru, pasca reformasi, ini sesuatu yang seharusnya tidak boleh terjadi. Tapi untuk mengatakan ini kembali ke Orde Baru, tentu masih panjang. Saya kira sebagian besar rakyat Indonesia tidak setuju kita kembali ke Orde Baru.”
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Adrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
Adrie menderita mengalami luka bakar sekitar 24 persen akibat reaksi inflamasi dari cairan keras yang mengenai kulit. Luka tersebut terutama terdapat pada area wajah, khususnya di sisi kanan, termasuk pada mata kanan, kedua tangan, serta bagian dada.
Caption: Ketua PBNU Bidang Media, IT, dan Advokasi, Muhammad Safi’i Alielha mengecam penyerangan terhadap aktivis KontraS. (Suara.com/ Angga Haksoro A).
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS, PBNU: Ini Premanisme Politik!
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Lanjutan Sidang PT Sritex: Saksi Tegaskan Pengajuan Kredit Sesuai Mekanisme Internal Bank
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian