- Seorang pemuda 19 tahun dikeroyok rombongan tongtek saat mencari makan sahur di Pati, 16 Maret 2026 dini hari.
- Pengeroyokan di Desa Ngagel diduga bermula dari provokasi antar desa yang dilontarkan salah satu anggota rombongan tongtek.
- Korban luka akibat lemparan batu dan jatuh setelah dikejar; polisi kini sedang menyelidiki serta mengumpulkan bukti.
3. Korban Dikejar dan Diadang di Jalan
Melihat situasi yang mulai tidak kondusif, korban bersama dua rekannya mencoba menghindari keributan dengan mempercepat laju sepeda motor.
Namun para pelaku tidak berhenti sampai di situ.
Korban justru dikejar oleh sekelompok pemuda tersebut hingga akhirnya diadang dari arah depan dan belakang.
Saat itulah pengeroyokan terjadi. Para pelaku tidak hanya melakukan pemukulan, tetapi juga melemparkan batu ke arah korban.
Salah satu batu yang dilempar mengenai wajah korban sehingga menyebabkan luka.
Selain itu, dalam proses pengejaran terjadi senggolan antara sepeda motor korban dan pelaku yang menyebabkan kendaraan korban terjatuh di jalan.
4. Korban Mengalami Luka Akibat Lemparan Batu
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah luka.
Baca Juga: OTT Bupati Sudewo, KPK Amankan Rp2,6 Miliar! Inilah Alur Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
Luka tersebut disebabkan oleh lemparan batu yang mengenai wajah korban serta benturan saat sepeda motor yang dikendarainya terjatuh.
Setelah kejadian tersebut, korban segera mendapatkan penanganan medis untuk mengobati luka yang dialaminya.
Meski mengalami luka luka, korban masih dalam kondisi sadar dan dapat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
5. Polisi Lakukan Penyelidikan dan Kumpulkan Bukti
Setelah menerima laporan dari korban, pihak kepolisian langsung melakukan sejumlah langkah penyelidikan.
Polisi mulai dengan menerima laporan pengaduan, memeriksa para pelapor, serta melakukan olah tempat kejadian perkara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya
-
Dana Investor Miliaran Dipersoalkan, Proyek Perumahan Syariah Berujung Laporan Terhadap Oknum Dosen
-
BRI Kian Aktif Dorong Program 3 Juta Rumah Lewat Penguatan Ekosistem Perumahan
-
Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan
-
Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja