Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat berada di Pasar Gede Solo pada Rabu (18/3/2026). [Istimewa]
Baca 10 detik
- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memantau harga dan pasokan bahan pokok di Pasar Gede Solo pada Rabu (18/3/2026).
- Luthfi menekankan pentingnya pengecekan langsung lapangan meskipun telah tersedia aplikasi pemantau harga.
- Pemprov Jateng melalui PT JTAB akan mengintervensi pasar jika terjadi kenaikan harga bahan pokok menjelang Idulfitri.
Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak tinggal diam. Sinergi dengan Bulog dan BUMD pangan, khususnya PT Jateng Agro Berdikari (JTAB), telah disiapkan sebagai langkah antisipasi.
"Begitu ada kenaikan harga di pasar, JTAB langsung turun melakukan intervensi," tegas Luthfi.
Ia menyoroti peran strategis JTAB sebagai "komandan" yang bertanggung jawab untuk penetrasi bahan pokok penting.
"Kalau ada kenaikan harga, mereka langsung bergerak, baik cabai, bawang, maupun daging," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Polda Jateng Autopsi Jenazah AFF, Pelajar SMP di Pemalang yang Tewas Diduga Korban Perundungan
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang