- Kecelakaan tragis Kamis di Tol Pejagan Tegal KM 290 B antara Calya dan bus Agra Mas menewaskan empat orang keluarga dari Bekasi.
- Polisi menduga penyebabnya pengemudi minibus mengantuk karena tidak ditemukan bekas pengereman pada lokasi kejadian.
- Pihak kepolisian mengimbau keras pemudik segera beristirahat di *rest area* jika merasa lelah saat berkendara padat.
SuaraJawaTengah.id - Momen mudik Lebaran yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi duka mendalam bagi sebuah keluarga asal Bekasi.
Kecelakaan tragis yang melibatkan mobil minibus Toyota Calya dengan bus Agra Mas di jalur Tol Pejagan Tegal, KM 290 B, Jawa Tengah, pada Kamis (20/3/2026), mengakibatkan empat orang meninggal dunia.
Insiden memilukan ini menjadi pengingat keras akan bahaya kelelahan saat berkendara, terutama di tengah padatnya arus lalu lintas mudik.
Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Tegal Ajun Komisaris Polisi Bharatungga Dgaruning Pawuri mengungkapkan dugaan sementara penyebab kecelakaan.
"Hasil olah TKP di lokasi kejadian tidak ditemukan bekas pengereman dari mobil minibus," katanya.
Kondisi mobil minibus yang ditumpangi keluarga dari Bekasi itu ringsek parah pada bagian depan, sementara bus Agra Mas mengalami kerusakan di bagian belakang. Empat korban meninggal dunia adalah sopir mobil Calya, Gunawan (43), Devi Agustina (34), serta dua anak-anak, Nafisah Meisaroh (12) dan Narendra Dewan Gaozan (9).
Keempatnya merupakan warga Bekasi, Jawa Barat. Selain itu, seorang balita berusia 3 tahun bernama Nuriel Arshaka Sachio berada dalam kondisi kritis dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Siaga Medika, Pemalang.
Kasatlantas Polres Tegal dengan tegas mengimbau para pemudik untuk selalu waspada dan berhati-hati saat mengemudi di jalan tol. "Kami mengimbau pada pengemudi kendaraan agar berhati-hati dan waspada.
Jika, kondisi badan sudah lelah, kami berharap segera beristirahat di *rest area* dulu," katanya. Imbauan ini bukan tanpa alasan, mengingat arus lalu lintas saat ini cukup padat dan ramai, yang meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika pengemudi memaksakan diri dalam kondisi lelah atau mengantuk.
Baca Juga: Murka! Ahmad Luthfi Soal OTT KPK Cilacap: Integritas Itu Perbuatan, Bukan Cuma di Mulut
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman
-
Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang
-
Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain