- Sebuah sepeda motor terbakar di SPBU Tegalsari, Semarang pada 3 April 2026 akibat korsleting listrik saat dinyalakan.
- Pemilik motor memadamkan api secara manual karena petugas SPBU menolak menggunakan APAR dengan alasan biaya operasional.
- Kejadian tersebut viral di media sosial dan memicu perdebatan publik terkait standar prosedur keselamatan di SPBU.
Melihat api yang mulai membesar, Chiko langsung meminta bantuan kepada petugas SPBU.
Ia berharap petugas dapat menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di lokasi untuk memadamkan api.
Namun, permintaan tersebut justru tidak dikabulkan.
Chiko mengaku petugas SPBU menolak penggunaan APAR dengan alasan tertentu.
“Petugas bilang tidak bisa karena harganya mahal dan harus menunggu manajer,” ungkapnya.
Pernyataan ini kemudian memicu perdebatan publik, terutama soal standar keselamatan di SPBU.
4. Pemilik Motor Berusaha Padamkan Api Secara Manual
Tidak mendapatkan bantuan yang diharapkan, Chiko bersama temannya akhirnya berinisiatif memadamkan api secara manual.
Mereka mencari air di sekitar lokasi dan menggunakan kain yang dibasahi untuk menekan kobaran api.
Baca Juga: Pertama di Jawa Tengah: RS Telogorejo Terapkan Robot untuk Operasi Lutut dengan Presisi Tinggi
Dalam video viral tersebut, terlihat jelas bagaimana upaya tersebut dilakukan dengan penuh kepanikan.
Meski bukan metode ideal, langkah tersebut menjadi satu-satunya cara yang bisa dilakukan saat itu.
5. Video Viral Picu Reaksi Publik
Video amatir berdurasi singkat itu langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Banyak warganet mempertanyakan prosedur penanganan darurat di SPBU, khususnya terkait penggunaan APAR.
Dalam narasi yang beredar, muncul pertanyaan besar mengenai fungsi APAR jika tidak dapat digunakan dalam kondisi darurat seperti kebakaran kendaraan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Kejahatan Sadis di Semarang, Penjambretan Brutal Terekam CCTV, Wajah Korban Robek 17 Jahitan
-
Waspada! Semarang Diguyur Hujan Ringan Hari Ini, Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrem
-
Cemburu Berujung Tragis, Pria di Jepara Bakar Mantan Istri dan Mertua, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Viral Motor Terbakar di SPBU Semarang, Ini Kronologi dan Fakta di Baliknya
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Nelayan Tradisional: Sulit Melaut Akibat Keterbatasan Alat