- Gubernur Jawa Tengah meninjau Program Sekolah Kemitraan gratis di SMA Laboratorium UPGRIS, Kota Semarang, Senin 13 Juli 2026.
- Program ini membantu siswa prasejahtera yang gagal masuk sekolah negeri agar tetap dapat melanjutkan pendidikan formal mereka.
- Sebanyak 3.663 siswa kurang mampu kini menempuh pendidikan melalui kerja sama Pemprov Jawa Tengah dengan 139 sekolah swasta.
SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung pelaksanaan hari pertama pembelajaran Program Sekolah Kemitraan Pemprov Jateng di SMA Laboratorium UPGRIS, Kota Semarang, Senin, 13 Juli 2026.
Program sekokah gratis Pemprov Jateng ini terbukti menjadi solusi nyata bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang sebelumnya gagal lolos dalam seleksi sekolah negeri, agar tetap bisa melanjutkan masa depan mereka.
Salah satu siswa SMA Laboratorium UPGRIS Semarang, Rafa Fidianto mengaku senang pada hari pertamanya mengenakan seragam SMA. Meski sebelumnya gagal diterima di sekolah negeri, putra seorang pengemudi ojek itu akhirnya tetap bisa melanjutkan pendidikan melalui program tersebut.
“Sebelumnya saya sempat ikut mendaftar ke sekolah negeri, tetapi nilai saya tidak cukup. Saya senang bisa sekolah di sini karena bisa mendapat banyak teman,” kata Rafa saat berdialog dengan Ahmad Luthfi.
Melalui pendidikan yang dijalani, ia berharap bisa mewujudkan cita-citanya, sehingga ia bisa membanggakan orang tuanya. Ia bercita-cita ingin menjadi tentara.
Cerita lain datang dari Kamdani, buruh tani ini merasa lega bisa menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut secara gratis. Dengan penghasilan tidak menentu, sekitar Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per hari, ia mengaku kesulitan apabila harus menanggung seluruh kebutuhan pendidikan anak ketiganya.
“Alhamdulillah, anak saya bisa sekolah dan masih mau sekolah. Harapan saya, anak saya bisa hidup lebih ringan dan tidak seperti ibunya,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Ahmad Luthfi berulang kali menyemangati mereka agar tidak merasa rendah diri karena kondisi ekonomi maupun latar belakang keluarga.
“Boleh kita punya sekolah yang berbeda, boleh kita punya latar belakang yang berbeda, tetapi masa depan kalian yang menentukan. Ora usah berkecil hati, ora usah minder. Semangat,” pesan Luthfi.
Baca Juga: Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Ahmad Luthfi: Ikan Itu Busuknya dari Kepala!
Ia menegaskan, kondisi ekonomi tidak boleh membuat seorang anak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.
“Mereka harus tetap sekolah, tidak boleh putus sekolah. Sekolah tidak boleh berhenti hanya karena kondisi keluarga kurang mampu,” katanya.
Menurut Luthfi, kehadiran Program Sekolah Kemitraan merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan jaminan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Ia menuturkan, siswa yang ditemuinya memiliki latar belakang beragam. Ada yang merupakan anak pedagang angkringan, pengemudi ojek, buruh, hingga anak yang sudah kehilangan orang tua atau diasuh kerabat.
“Namun, mereka tetap semangat untuk sekolah. Ini merupakan bentuk tanggung jawab negara untuk selalu memberikan jaminan dan kepastian pendidikan bagi mereka,” ujarnya.
Pada tahun ajaran 2026/2027, Pemprov Jawa Tengah bekerja sama dengan 139 sekolah swasta, yang terdiri atas 56 SMA dan 83 SMK. Sebanyak 3.663 anak diterima melalui program tersebut, terdiri atas 1.063 siswa SMA dan 2.600 siswa SMK. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun ajaran sebelumnya yang mencapai 2.390 siswa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Minimnya Hilirisasi, Usulkan Cold Storage di Pelabuhan Cilacap
-
Kisah Anak Pengemudi Ojek dan Buruh Tani: Tetap Bisa Sekolah Meski Terhambat Ekonomi
-
Dukung Kebijakan Devisa Nasional, Bank Mandiri Perkuat Solusi Bagi Eksportir Lewat DHE Tracker
-
Jawa Tengah Siap Jadi Lumbung Daging Nasional, Wakil Ketua DPRD Ungkap Strategi Kuncinya
-
BRI Terapkan Klasifikasi Baru Status Rekening untuk Perkuat Keamanan Layanan Perbankan