Budi Arista Romadhoni
Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:21 WIB
Logo Java United. [Dok Java United]
Baca 10 detik
  • Klub Malut United resmi berganti nama menjadi Java United FC dan pindah ke Semarang mulai musim 2026/2027.
  • PSSI menyetujui perubahan identitas serta pemindahan markas klub tersebut dalam Kongres Biasa pada Senin, 3 Agustus 2026.
  • Manajemen mempertahankan fasilitas di Maluku Utara sebagai pusat pembinaan pemain muda melalui kerja sama bersama Benfica.

SuaraJawaTengah.id - Peta sepak bola Indonesia resmi berubah. Klub Malut United FC kini berganti identitas menjadi Java United FC dan memindahkan markasnya dari Ternate, Maluku Utara, ke Kota Semarang, Jawa Tengah.

Perubahan besar tersebut telah mendapat persetujuan PSSI dan mulai berlaku untuk kompetisi musim 2026/2027.

Keputusan itu disahkan dalam Kongres Biasa PSSI pada Senin (3/8/2026), sekaligus menandai lahirnya klub baru yang akan menjadikan Stadion Jatidiri Semarang sebagai kandang di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu, mengatakan perubahan nama dan perpindahan markas merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun klub yang lebih profesional dan memiliki fondasi yang kuat.

"Keputusan perubahan nama dan markas tim telah melalui pertimbangan matang dari manajemen dengan tujuan membangun klub yang semakin profesional dan berkelanjutan," ujar Sofyan.

Menurutnya, kepindahan ke Semarang bukan sekadar perpindahan geografis, melainkan langkah strategis untuk memperkuat pengembangan klub dalam jangka panjang.

Maluku Utara Tetap Jadi Bagian Sejarah Klub

Meski tidak lagi bermarkas di Ternate, manajemen memastikan Maluku Utara tidak ditinggalkan begitu saja.

Sofyan menegaskan seluruh aset yang telah dibangun di Maluku Utara, termasuk training ground, tetap dipertahankan dan akan difungsikan sebagai pusat pembinaan pemain muda.

Baca Juga: PSIS Semarang Siap Hadapi Persik, Targetkan Kemenangan untuk Jauhi Zona Degradasi

"Maluku Utara akan tetap menjadi bagian dari perjalanan kami. Perubahan ini bukan akhir, melainkan perwujudan yang lebih besar dari visi misi klub terhadap pengembangan sepak bola nasional," katanya.

Fasilitas tersebut nantinya akan menjadi basis Akademi Merah Putih, sebagai pusat pengembangan talenta usia dini.

Gandeng Benfica, Siapkan Akademi Gratis

Java United FC juga menegaskan bahwa transformasi klub tidak hanya berorientasi pada prestasi tim senior.

Manajemen tetap melanjutkan program Akademi Merah Putih yang bekerja sama dengan klub Portugal, SL Benfica, untuk membangun sistem pembinaan pemain muda berbasis metode sepak bola modern.

Program ini ditujukan bagi anak yatim piatu dan anak dari keluarga kurang mampu berusia 7–9 tahun. Sekitar 150 anak akan mendapat kesempatan mengikuti pendidikan sepak bola secara gratis, mulai dari proses seleksi hingga seluruh kebutuhan pembinaan.

Load More