- SMPN 1 Blora bersama Dinas Pendidikan menyelidiki dugaan perundungan siswa kelas IX yang melibatkan empat orang terduga pelaku.
- Pihak korban memilih melaporkan kasus kekerasan tersebut ke Polres Blora setelah rencana mediasi sekolah batal terlaksana.
- Polres Blora telah menerima laporan resmi dan kini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian secara utuh.
Meski demikian, Sunaryo menegaskan penyebab dan kronologi kejadian masih harus ditelusuri secara menyeluruh.
“Penanganan anak juga harus hati-hati, jangan sampai menimbulkan trauma kepada anak sendiri,” ujarnya.
Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.
Sunaryo mengakui perundungan masih menjadi salah satu tantangan di dunia pendidikan. Menurut dia, sekolah-sekolah di Kabupaten Blora telah dibekali program budaya sekolah yang aman dan nyaman.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan perundungan yang terjadi di SMP Negeri 1 Blora.
“Iya, ada laporan kemarin. Ini baru proses penyelidikan,” kata Zaenul saat dikonfirmasi.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi dan pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan perundungan tersebut.
Baca Juga: Sudah 3 Bulan Berlalu, Kasus Perundungan Maut Mahasiswi Undip Belum Temukan Tersangka?
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas
-
Bawa 10,63 Gram Sabu dari Pontianak, Dua Kurir Ditangkap di Pelabuhan Tanjung Emas
-
Profil Brigjen Roy Hardi Siahaan, Kapolda Jateng Pengganti Ribut Hari Wibowo
-
Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo Dimutasi, Digantikan Brigjen Roy Hardi Siahaan
-
Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal