Boyolali Kekeringan, 7 Kecamatan Dalam Keadaan Darurat Butuh Air

Namun baru empat kecamatan di Kabupaten Boyolali mengajukan permohonan bantuan air bersih.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 17 Agustus 2020 | 17:32 WIB
Boyolali Kekeringan, 7 Kecamatan Dalam Keadaan Darurat Butuh Air
Delapan truk tangki diberangkatkan memuju Kecamatan Juwangi untuk membantu mencukupi kebutuhan air bersih di Desa Sambeng, Selasa (11/8/2020). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

SuaraJawaTengah.id - Kabupaten Boyolali mengalami kekeringan. Sebanyak 7 kecamatan di sana jadi tempat yang paling membutuhkan air.

Namun baru empat kecamatan di Kabupaten Boyolali mengajukan permohonan bantuan air bersih.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali Bambang Sinungharjo mengatakan secara keseluruhan ada tujuh Kecamatan yang tercatat sebagai daerah rawan kekeringan tahun ini.

Tujuh kecamatan rawan kekeringan tersebut adalah Kecamatan Juwangi, Wonosamodro, Wonosegoro, Selo, Kemusu, Musuk dan Tamansari.

Baca Juga:Minim Armada, BPBD Sulit Salurkan Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan

Hingga Sabtu (15/8/2020), baru sebagian yang mengusulkan penyaluran air bersih.

“Baru ada empat kecamatan. Sebab akhir-akhir ini juga turun hujan,” lanjut dia.

Memurutnya, daerah yang sudah mengusulkan adalah Kecamatan Selo, Kecamatan Juwangi, Kecanatan Wonosamodro dan Kecamatan Wonosegoro.

“Untuk Selo [usulan] baru kemarin [Jumat], secepatnya akan kami salurkan,” lanjut dia kepada Solopos.com, Sabtu.

Pada Selasa (11/8/2020), BPBD Boyolali mulai melakukan penyaluran air bersih di Kecamatan Juwangi. Kemudian menyusul Kecamatan Wonosegoro dan Wonosamodro.

Baca Juga:Satu Pedagang Positif Corona, Pasar di Boyolali Disterilisasi Selama 3 Hari

“Setiap penyaluran kami bawa 8 tangki air,” kata dia.

Sementara itu Babinsa Kauman Koramil 17 Wonosegoro, Sertu Ngatmo, mengatakan pada Jumat (14/8/2020) telah dilakukan penyaluran air bersih dari BPBD Boyolali.

Penyaluran ke Dusun Mbawang, Dusun Cekelan dan Dusun Kauman di Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali.

Menurutnya kegiatan penyaluran air yang dilaksanakan oleh BPBD Kabupaten Boyolali sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

“Droping air ini sangat membantu warga desa, tiap dusun juga disiapkan penampungan air dari terpal agar nantinya warga bisa mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari,” kata dia.

Dia mengatakan kesulitan air bersih hampir dipastikan terjadi setiap tahun di wilayah binaannya saat musim kemarau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak