alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Tertutup Longsor, Jalur Rel KA di Banyumas Bisa Dilalui Kembali

Chandra Iswinarno Kamis, 29 Oktober 2020 | 17:23 WIB

Sempat Tertutup Longsor, Jalur Rel KA di Banyumas Bisa Dilalui Kembali
Petugas PT KAI Daop 5 Purwokerto membersihkan jalur rel yang tertimbun longsor di antara Stasiun Notog dan Stasiun Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (29/10/2020). (ANTARA/HO-KAI Purwokerto)

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto mengemukakan, jalur rel yang dilaporkan terdampak tanah longsor pada Rabu malam (28/10/2020) sudah ditangani.

SuaraJawaTengah.id - Sejumlah perjalanan kereta api yang melintas di jalur selatan, antara Stasiun Notog hingga Kebasen di Kabupaten Banyumas sempat mengalami gangguan setelah rel tertimbun material longsor pada Rabu (28/10/2020) malam.

Dari catatan PT PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 5 Purwokerto, ada tiga rangkaian kereta yang terganggu perjalanannya, yakni KA Gajayana relasi Gambir-Malang, KA Bengawan relasi Lempuyangan-Pasarsenen, dan KA Bima relasi Malang-Gambir.

KA Gajayana dan KA Bengawan harus menunggu selama sekitar 20 menit sedangkan KA Bima relasi Malang-Gambir menunggu selama 15 menit.

Kekinian, persoalan tersebut telah teratasi dengan dikerahkannya petugas untuk membersihkan jalur rel yang tertimbun material longsoran di antara Stasiun Notog dan Stasiun Kebasen.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto mengemukakan, jalur rel yang dilaporkan terdampak tanah longsor pada Rabu malam (28/10/2020) sudah ditangani dan kereta api sudah bisa kembali melintasi jalur itu sejak Kamis (29/10/2020) pukul 00.45 WIB.

Ia menambahkan, pada pukul 06.40 WIB, kereta api sudah bisa melintas dengan kecepatan 20 kilometer per jam di jalur itu dan pada pukul 08.45 WIB kedua jalur rel di antara Stasiun Notog dan Stasiun Kebasen sudah kembali normal, bisa dilewati kereta api sebagaimana biasa.

Dia mengemukakan, gangguan akibat tanah longsor di depan terowongan antara Stasiun Notog dan Stasiun Kebasen dilaporkan oleh masinis pada Rabu (28/10/2020) malam.

"Gangguan tersebut diketahui berkat informasi dari masinis KA Dwipangga yang diterima Pusat Pengendali KA Daop 5 Purwokerto pada Hari Rabu (28/10) pukul 22.50 WIB," katanya seperti dilansir Antara.

Setelah menerima informasi itu, Pusat Pengendali KA Daop 5 Purwokerto segera menghubungi petugas di lapangan dan melakukan penutupan jalur kereta api. Petugas kemudian dikerahkan untuk membersihkan jalur rel dari material longsoran. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait