Antisipasi Abu Merapi, Bangunan Candi Borobodur Ditutup Terpaulin

Tindakan preventif dilakukan untuk melindungi bangunan cagar budaya tersebut

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 11 November 2020 | 13:47 WIB
Antisipasi Abu Merapi, Bangunan Candi Borobodur Ditutup Terpaulin
Antisipasi hujan abu Merapi, Balai Konservasi tutup bangunan Candi Borobudur menggunakan terpaulin. (Suara.com/ Angga Haksoro Ardhi).   

SuaraJawaTengah.id - Balai Konservasi Borobudur (BKB) memasang cover penutup candi untuk mengantisipasi jika terjadi hujan abu akibat letusan Gunung Merapi.

Kepala BKB Wiwit Kasiyati mengatakan, pada tahap pertama bagian yang ditutupi adalah lantai pada lorong 1, serta 32 stupa di teras 8 Candi Borobudur.

“Kita melakukan tindakan preventif dan antisipasi agar nanti ketika terjadi erupsi dan arah abunya ke Barat-Utara, ke arah Magelang, Candi Borobudur sudah kita tutup dengan cover,” kata Wiwit, Rabu (11/11/2020).

Menurut Wiwit, tindakan preventif dilakukan sambil terus memantau situasi Gunung Merapi yang dilaporkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Baca Juga:Pemkab Magelang Siapkan Lokasi Pengungsi Merapi Standar Prokes Covid-19

“Mudah-mudahan guguran lava itu pelan-pelan dan tidak dalam jumlah besar. Sehinga tidak merugikan masyarakat dan juga Candi Borobudur,” ujar Wiwit.

Koordinator Kelompok Kerja Pemeliharaan Kawasan Cagar Budaya (KCB) Borobudur, Bramantara menambahkan, kegiatan ini bagian dari sistem disaster risk manajemen atau manajemen pengelolaan bencana.  

“Pengalaman kemarin (erupsi 2010) kita susah melakukan pembersihan. Makanya nyicil melakukan tanggap bencana dengan memasang cover untuk melindungi batu Candi Borobudur dari abu Merapi,” ujar Bramantara.

Menurut Bramantara, pemasangan cover akan dilakukan bertahap. Dimulai dari lantai lorong 1 dan 32 stupa di teras 8, nantinya semua badan candi akan dilapisi terpaulin.

“Namun material (terpaulin) yang ada di bagian lainnya seperti lorong 2 dan 3 serta keseluruhan stupa, sudah kita siapkan covernya.”

Baca Juga:Update Erupsi Merapi: 961 Warga Jawa Tengah Mengungsi

Bahan terpaulin dipilih karena dianggap memiliki kualitas paling baik untuk melindungi batu candi. Bahan ini dapat mencegah kelembaban pada batu candi sehingga tidak menyebabkan tumbuhnya jamur.

“Kami cukup detail memilih bahan. Ada kemungkinan terjadi kelembaban. Bahan ini terkait dengan kelembaban dan temperatur yang tinggi itu akan seimbang,” ujar Bramantara.

Kontributor : Angga Haksoro Ardi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini