"Masyarakat juga perlu memperhatikan ventilasi, durasi dan jarak saat berada di dalam ruangan tertutup," katanya.
Masyarakat, kata dia, memiliki peran besar dalam rangka mempercepat pandemi COVID-19 ini untuk segera berakhir.
"Seperti diketahui virus SARS CoV-2 sangat mudah menular dengan inhalasi yakni proses saat menghirup oksigen melalui hidung dan masuk ke paru-paru, baik melalui droplet atau cipratan liur yang dikeluarkan seseorang dari hidung atau mulut saat bersin, batuk, bahkan berbicara," katanya.
Selain itu, tambah dia, penularan juga dapat melalui aerosol yakni partikel padat atau cair yang tertahan dalam partikel gas seperti udara serta melalui kontak langsung dan sentuhan benda-benda tercemar.
Baca Juga:Anies Ingatkan Warga Setelah Divaksinasi Wajib Jalani Protokol Kesehatan
"Karena itulah upaya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan merupakan langkah yang sangat efektif dalam mencegah penyebaran COVID-19," katanya.
Dosen Fakultas Kedokteran Unsoed tersebut juga mengatakan masyarakat merupakan salah satu garda terdepan dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.
"Salah satu caranya adalah dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, serta berbagai protokol kesehatan lainnya," katanya.
Menurut dia, penggunaan masker yang standar dan tepat cara pakainya sangat efektif untuk mencegah penularan COVID-19.
"Oleh karena itu kampanye dan edukasi secara terus menerus kepada seluruh masyarakat sangat dibutuhkan, perlu dilakukan secara berulang-ulang, tanpa mengenal menyerah," katanya.
Baca Juga:Pengacara Gugat Raffi Ahmad ke Pengadilan, Dinilai Memberi Contoh Buruk