Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti Sikat Gigi?

Sikat gigi yang Anda gunakan bisa robek atau aus sehingga bisa memengaruhi atau menghilangkan keefektifannya membersihkan gigi dan mulut.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Minggu, 07 Maret 2021 | 20:15 WIB
Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti Sikat Gigi?
Ilustrasi mengajarkan sikat gigi dengan benar pada anak. (Shutterstock)

SuaraJawaTengah.id - Untuk menjaga kebersihan mulut dan gigi, disarankan untuk rutin sikat gigi minimal 2 kali sehari. Namun di sisi lain, Anda juga perlu rutin mengganti sikat gigi.

Karena bisa menjadi sarang menumpuknya kuman, Anda harus memastikan bulu sikat gigi dalam kondisi baik sebagai kunci kebersihan gigi. Baik jika Anda menggunakan sikat gigi manual maupun sikat gigi elektrik.

Oral B merekomendasikan semua orang untuk mengganti sikat giginya setiap 3 bulan sekali. Sedangkan, American Dental Association (ADA) merekomendasikan semua orang untuk mengganti sikat gigi setiap 3 sampai 4 bulan atau lebih cepat jika bulunya sudah rusak.

Karena dilansir dari Express, bulu sikat gigi yang Anda gunakan bisa robek atau aus sehingga bisa memengaruhi atau menghilangkan keefektifannya membersihkan gigi dan mulut.

Baca Juga:Selain 3M, Ahli Sarankan Disinfeksi Sikat Gigi untuk Cegah Virus Corona

Ilustrasi sikat gigi anak-anak. (Shutterstock)
Ilustrasi sikat gigi anak-anak. (Shutterstock)

Penelitian klinis pun menunjukkan bahwa sikat gigi baru bisa menghilangkan lebih banyak plak daripada sikat gigi yang sudah aus. Jadi, pastikan sikat gigi Anda bekerja efektif membersihkan gigi dan mulut.

Banyak dokter gigi juga akan menyarankan mengganti sikat gigi setiap 3 bulan atau ketika sikat gigi mulai aus. Jadi, lakukan pilihan mana pun yang lebih dulu terjadi.

Penelitian juga menunjukkan bahwa sikat gigi kurang efektif membersihkan plak setelah 3 bulan pemakaian. Sedangkan, tidak menyikat gigi dengan benar bia memengaruhi keausan sikat gigi dan membuat gigi lebih mudah terluka.

Tanda-tanda sikat gigi harus mulai ganti

Anda bisa memperhatikan bila bulu sikat gigi mulai berjarak atau terentang dan berubah warna, artinya sikat gigi harus diganti.

Baca Juga:Alamak, Sebatang Sikat Gigi Mengandung 100 Juta Bakteri!

Anda juga harus mengganti sikat gigi setelah menderita suatu penyakit. Jika Anda baru saja terserang flu atau virus corona, Anda harus segera mengganti sikat gigi yang baru setelah sembuh untuk mencegah infeksi ulang.

Sebab, virus dan bakteri bisa tertinggal di sikat gigi setelah Anda selesai menggunakan dan membersihkannya. Bahkan virus dan bakteri ini bisa berpindah ke sikat gigi lain, jika Anda menyimpannya bersamaan dengan sikat gigi lain milik anggota keluarga.

Anda bisa membersihkan sikat gigi menggunakan obat kumur yang dituang ke dalam cangkir. Anda cukup merendam sikat gigi kurang lebih 30 detik dan biarkan meresap selama beberapa menit.

Jangan biarkan sikat gigi terendam dalam cairan obat kumur selama lebih dari 15 menit, karena bisa merusak bulu-bulu sikat gigi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak