Curah Hujan Turun, BMKG Prediksi Kabupaten Cilacap Memasuki Musim Kemarau

Kabupaten Cilacap diprediksi akan memasuki musim kemarau pada awal mei ini

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 27 April 2021 | 15:13 WIB
Curah Hujan Turun, BMKG Prediksi Kabupaten Cilacap Memasuki Musim Kemarau
Peta prakiraan awal musim kemarau tahun 2021 di wilayah Jawa Tengah. (ANTARA/HO-BMKG)

SuaraJawaTengah.id - Musim Kemarau sudah mulai dirasakan di sebagian wilayah di Provinsi Jawa Tengah. Bulan mei ini diprediksi akan masuk awal musim kemarau. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis sebagian kecil wilayah Kabupaten Cilacap akan memasuki musim kemarau pada Mei 2021.

Kepala Kelompok Teknisi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan musim kemarau sudah terlihat berdasarkan dari curah hujan yang sudah mulai menurun. 

"Jika melihat data perkembangan curah hujan dalam tiga dasarian (10 harian) terakhir, sebagian kecil wilayah Cilacap bagian timur-selatan diprakirakan akan memasuki awal musim kemarau pada bulan Mei, sedangkan di sebagian besar wilayah Cilacap pada bulan Juni," kata Teguh dilansir dari ANTARA di Cilacap, Selasa (27/4/2021). 

Baca Juga:Prakiraan Cuaca BMKG 27 April : Bogor-Depok Hujan

Menurut dia, prakiraan awal musim kemarau di sebagian kecil wilayah Cilacap bagian timur-selatan tersebut didasarkan pada curah hujan dalam tiga dasarian terakhir yang cenderung menurun menurut pengamatan di Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap.

Curah hujan di wilayah itu pada dasarian pertama bulan April tercatat sekitar 80 milimeter, pada dasarian kedua sekitar 35 mm, dan pada dasarian ketiga yang sedang berjalan telah ada tiga hari hujan dengan intensitas ringan, 3 mm, 6 mm, dan 8 mm.

Selain curah hujan yang cenderung menurun, suhu udara di wilayah Kabupaten Cilacap tersebut pada pagi hari mulai terasa dingin meskipun belum rutin setiap hari.

"Ini mengindikasikan bahwa pada bulan Mei, peluang yang masuk awal musim kemarau sudah ada, terutama beberapa wilayah di Cilacap bagian timur-selatan, kalau yang lain secara umum pada bulan Juni," kata Teguh.

Menurut peta prakiraan awal musim kemarau 2021 yang dikeluarkan oleh BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, ia menjelaskan, wilayah Jawa Tengah bagian timur, Jawa Tengah bagian selatan-timur, pantura timur, dan pantura barat diprakirakan lebih dulu memasuki awal musim kemarau dibandingkan dengan daerah lainnya.

Baca Juga:Cegah Krisis Air, Kementan Bangun Embung untuk Petani Maluku Tengah

Di wilayah pegunungan tengah Jawa Tengah, khususnya sebagian besar Kabupaten Banyumas dan sebagian besar Kabupaten Purbalingga, musim kemarau diprakirakan  bermula pada dasarian ketiga bulan Juni.

"Secara umum, ada wilayah yang memasuki awal musim kemarau sama dengan rata-rata tahun 1981 sampai 2010 dan ada pula yang mundur satu dasarian hingga tiga dasarian," demikian Teguh Wardoyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak