Sesuai hasil undian, Greysia/Apriyani kemudian dijadwalkan bertemu pasangan peringkat ketujuh dunia Du Yue/Li Yin Hui asal China.
Pada babak delapan besar itu, Greysia/Apriyani menyingkirkan Du/Li dalam tiga gim dengan perolehan 21-15, 20-22, 21-17 dan melenggang ke semifinal.
Di partai semifinal, Greysia/Apriyani lagi-lagi membuktikan kehebatannya. Mereka membungkam unggulan keempat asal negeri ginseng Lee Sohee/Shin Seungchan dengan kemenangan straight game 21-19, 21-17.
Setelah kemenangan itu, kini mereka tinggal selangkah lagi untuk mewujudkan impian menggenggam medali emas Olimpiade Tokyo 2020.
Baca Juga:Belinda Bencic Raih Emas Tenis Tunggal Putri Olimpiade Tokyo
Akan tetapi, satu tantangan besar harus mereka lewati terlebih dahulu sebelum akhirnya bisa mewujudkan mimpi tersebut.
Greysia/Apriyani akan memainkan laga final pada Senin (2/8) melawan pasangan nomor dua dunia Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dari China.
Dalam catatan BWF, Greysia/Apriyani tertinggal dengan agregat 3-6 dari sembilan pertemuan mereka dengan pasangan asal negeri tirai bambu tersebut.
Kedua pasangan itu terakhir kali bertemu di turnamen BWF World Tour Finals 2019, yang dimenangkan oleh Chen/Jia 21-17, 10-21, 21-16.
Greysia/Apriyani hanya tinggal menghitung hari menuju laga penentuan tersebut. Segala persiapan telah dilakukan secara maksimal, bahkan jauh sebelum Olimpiade itu dimulai, baik dari segi fisik maupun mental.
Baca Juga:Olimpiade Tokyo: Mundur dari Ganda Campuran, Djokovic Pulang Tanpa Medali
Bulu tangkis Indonesia sudah mencatat sejarah baru lewat Greysia/Apriyani sebagai ganda putri pertama yang berhasil menembus hingga babak final Olimpiade.