Upit mengaku, Via dan I memang lama putus sejak beberapa tahun yang lalu. Keluarga Via pun sudah tahu dengan sosok I. Namun setelah putus, pria tersebut diketahui pulang ke kampung halamannya di Lampung dan tak meneruskan pekerjannya sebagai penagih koperasi simpan pinjam secara keliling.
“Dulu emang pacaran, tapi udah lama. Terus itu si Via ngaku ke saya sama bapanya sudah putus, enggak tahunya ternyata masih berhubungan. Terus kata temannya, pas si Via ulang tahun, si I ini yang mantannya, ngasih kue. Terus sering kelihatan jalan bareng juga,” tutur Upit.

Begitu mengetahui kabar tersebut, keluarga langsung mencoba menghubungi nomor telepon I dan Via. Namun berulang kali dihubungi, hasilnya tetap saja keduanya tak bisa dihubungi karena nomornya sudah tidak aktif.
Keluarga yang sudah pasrah, kemudian melaporkan kejadian dugaan penculikan ini ke polisi. Rencana pesta nikah yang sudah mereka susun pun terpaksa dibatalkan lantaran Via tak kembali ke rumah.
Baca Juga:Bantah Gelar Resepsi, Luluk Anggota DPR Minta Maaf Soal Pernikahan di Tengah PPKM
Padahal, pihak keluarga sudah memasang panggung pesta pernikahan. Hidangan makanan juga telah disiapkan plus surat undangan yang telah disebar ke ratusan orang termasuk, tetangga kampung dekat rumah Via. “Enggak ada saja Via, ya sudah akhirnya batal [pesta nikah],” ucapnya.
“Dari kemarin sudah kita laporin ke polisi, sampe ke polres juga. Mudah-mudahan anak saya bisa cepat ketemu, kasihan bapaknya nangis saja. Saya juga sedih dibawa kabur sama orang. Kita khawatir diapa-apain,” tutur Upit.
Dimintai konfirmasi terpisah, Kapolrek Rangkasbitung AKP Malik Abraham membenarkan telah menerima laporan tersebut. Saat ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim siber Polda Banten.
“Ya, sudah kami terima laporannya. Kami juga sudah menghubungi tiga nomor telepon yang bersangkutan, tapi semuanya tidak ada yang aktif,” kata Malik.
Baca Juga:Viral Jodoh 5 Langkah, Pengantin ini Menikah dengan Tetangga Sendiri