alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terduga Teroris Berinisial "AR" Dipastikan Warga Kudus

Ronald Seger Prabowo Sabtu, 11 September 2021 | 19:20 WIB

Terduga Teroris Berinisial "AR" Dipastikan Warga Kudus
Kondisi sekitar rumah terduga teroris, usai penangkapan oleh Densus 88 Antiteror Polri, Jumat (10/9/2021). [ANTARA/Pradita Kurniawan Syah]

AR disebutkan merupakan tokoh Jamaah Islamiyah (JI) yang pernah ditangkap 15 tahun lalu karena menyembunyikan pelaku pengeboman malam Natal (2000) dan bom Bali (2002).

SuaraJawaTengah.id - Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma membenarkan bahwa terduga teroris berinisial "T" atau "AR" yang ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Depok, Jawa Barat, pada Jumat (10/9/2021) merupakan warga Kudus.

"Dia merupakan warga Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus," ujarnya di Kudus, melansir ANTARA, Sabtu (11/9/2021).

Sebelumnya, kata dia, Polres Kudus juga sudah melakukan pemantauan serta menjalin komunikasi dengan "T" sebagai bentuk pembinaan agar kembali ke jalan NKRI.

Ia juga tidak menyangka dengan hal itu, karena sebelumnya sudah ada upaya pendekatan dengan harapan tidak lagi terlibat dalam jaringan terorisme.

Baca Juga: Isu Kenaikan Pajak, Pelaku Usaha Rokok Golongan Kecil: Jangan Samakan Dengan Pabrik Besar

Masyarakat Kudus diminta tetap tenang, karena jajarannya sudah diinstruksikan untuk melakukan antisipasi dengan memantau kondisi wilayah tempat tinggalnya. Termasuk di wilayah lain sebagai langkah antisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Prambatan Kidul Sutopo membenarkan bahwa terduga teroris yang berinisial "T" memang warganya. Akan tetapi belum bisa memastikan apakah yang ditangkap di Depok memang benar "T" warganya atau orang lain.

Terlebih lagi, beberapa pekan sebelum penangkapan juga masih terlihat di Kabupaten Kudus.

Camat Kaliwungu Agus Budi Satriyo menambahkan bahwa jika "T" yang dimaksudkan warga Desa Prambatan Kidul, memang masih ber-KTP Kudus.

"Sebelumnya, yang bersangkutan juga masih aktif mengisi pengajian sehingga terkejut juga dengan informasi penangkapan tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Kronologi Penangkapan Terduga Teroris di Jakbar, Salah Satu Dewan Syuro JI

AR disebutkan merupakan tokoh Jamaah Islamiyah (JI) yang pernah ditangkap 15 tahun lalu karena menyembunyikan pelaku pengeboman malam natal (2000) dan bom Bali (2002).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait