Sering Sebut PKI, Gatot Nurmantyo Ternyata Rajin Melempar Isu Komunis Sejak Tahun 2016

Ini deretan isu PKI yang dilempar ke masyarakat oleh Jenderal Purnawirawan TNI Gatot Nurmantyo

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 29 September 2021 | 06:45 WIB
Sering Sebut PKI, Gatot Nurmantyo Ternyata Rajin Melempar Isu Komunis Sejak Tahun 2016
Gatot Nurmantyo bicara tentang sebutan 'kadrun' terhadap dirinya. (YouTube/Karni Ilyas Club)

SuaraJawaTengah.id - Mantan Panglima TNI, Jenderal Purnawirawan TNI Gatot Nurmantyo setiap tahun selalu membahas PKI. Ada saja yang selalu ia bahas. 

Tercatat sejak tahun 2016, Gatot Nurmantyo selalu menghembuskan isu PKI. Apalagi menjelan momentum G30SPKI pada akhir bulan september ini. 

Terbaru, Gatot Nurmantyo menyebut bahwa paham komunis yang merupakan ideologi PKI, sudah menyusup ke tubuh TNI. 

Rupanya, Gatot sudah cukup rutin mengangkat isu PKI setiap bulan September 2021. Berikut deretan isu yang dilemparkan Gatot menjelang peristiwa G30SPKI yang dikutip dari Terkini.id

Baca Juga:Dituding PKI oleh Gatot Nurmantyo, Letjen TNI Dudung Abdurachman Ajak Tabayun

Sebut Hari Lahirnya PKI 

Pada 16 Mei 2016, saat itu, publik dihebohkan soal pesan berantai (broadcast message) soal kebangkitan PKI, 9 Mei disebut hari lahirnya PKI. Di sisi lain, ada orang yang ditangkap gara-gara memakai kaus bergambar palu-arit, pelesetan PKI, atau juga kaus bergambar ilustrasi kelompok musik genre metal luar negeri namun bergambar palu-arit. Ada pula demonstrasi anti-PKI.

Gatot menanggapi isu kebangkitan PKI dengan satu imbauan untuk tetap menjaga persatuan. Dia mengajak masyarakat tetap tenang tanpa terpengaruh isu yang mengarah ke perselisihan.

“Kan sudah disampaikan, bisa jadi itu adu domba kan,” kata Gatot di Rupatama, Markas besar Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/5/2016).

Dia mengingatkan jangan sampai peristiwa 30 September 1965 terulang. Peristiwa itu perlu diingat agar Indonesia tetap bersatu.

Baca Juga:Soal Tudingan PKI, Panglima TNI Nilai Ucapan Gatot Tak Bisa Dibuktikan Secara Ilmiah

“Jadi yang dilakukan kita semuanya adalah mari kita wujudkan persatuan. Itu sudah masa lalu, masa lalu sebagai peringatan, jangan sampai terjadi lagi di masa kini,” ujarnya.

Gatot bicara Pancasila dan PKI

Pada 2 Juni 2016 Gatot bicara neo-kapitalisme lebih berbahaya ketimbang PKI. Kala itu, ada simposium bertajuk ‘Mengamankan Pancasila dari Ancaman PKI dan Ideologi Lain’. Acara dihelat di Balai Kartini, Jakarta.

Namun saat itu, Gatot berpendapat ideologi kapitalisme lebih berbahaya ketimbang PKI, yang dulu dikenal mengusung ideologi komunisme versi Marxisme-Leninisme. Gatot memberi contoh di negara-negara yang terimbas neo-kapitalisme dan neo-liberalisme.

“PKI berbahaya tapi yang lebih berbahaya neo-kapitalisme, neo-liberalisme,” jelas Gatot di Jakarta, Kamis (2/6/2016).

Gatot memberi contoh di negara-negara yang terimbas neo-kapitalisme dan neo-liberalisme. Misalnya di Belanda, Prancis, dan Denmark, di sana gereja mulai kosong dan orang menjadi ateis. Namun entah bagaimana, Gatot lantas menghubungkan fenomena ini menjadi narasi pengantar masuknya komunisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak