alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Banteng Vs Celeng, Pengamat Sebut Konflik PDIP Hanya Setingan: Menaikkan Popularitas

Budi Arista Romadhoni Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:21 WIB

Geger Banteng Vs Celeng, Pengamat Sebut Konflik PDIP Hanya Setingan: Menaikkan Popularitas
Logo barisan celeng pendukung Ganjar Pranowo. Pengamat sebut gegernya konflik banteng vs celeng di internal PDIP hanya setingan untuk menaikan popularitas. [Istimewa]

Pengamat sebut gegernya konflik banteng vs celeng di internal PDIP hanya setingan untuk menaikan popularitas

SuaraJawaTengah.id - Istilah banteng versus Celang membuat geger. Konflik internal PDIP terkait calon presiden (Capres) 2024 itu pun terkesan memanas.

Namun demikian, apakah konflik di tubuh PDIP dengan menyebut kader celeng itu adalah upaya untuk menaikan elektabilitas partai dan para calon potensial?

Menurut Pengamat politik UNS Solo, Agus Riewanto konflik PDIP itu sengaja dibuat atau bisa disebut setingan. Tujuannya untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas Ganjar Pranowo dan PDIP.

“Menurut saya dinamika PDIP yang berkonflik antara orang yang pro Ganjar Pranowo dengan yang tidak, hemat saya itu hanya bagian dari upaya untuk menaikkan popularitas Ganjar saja sebenarnya,” tutur dia dikutip dari Semarangpos.com, Jumat (15/10/2021).

Baca Juga: Sempat Bikin Geger, Polemik Banteng Celeng di Tubuh PDIP Hanya Setingan?

Dosen Hukum Tata Negara tersebut meyakini konflik yang sejauh ini melibatkan sosok Ganjar Pranowo, F.X. Hadi Rudyatmo dan Bambang Wuryanto, sebenarnya tak ada.

“Saya mempercayai bahwa itu tidak ada konflik. Mereka tak ada masalah,” urai dia.

Menurut Agus di dunia politik cara seperti itu sah-sah saja dilakukan partai politik untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitas. Dengan memunculkan setingan konflik di internal PDIP terkait capres, secara otomatis mereka menjadi perbincangan publik hingga cukup lama.

“PDIP sudah memulai hal itu. Ya sah-sah saja dalam rangka untuk mencari kekinian publik kan. Siapa sih capres yang layak digadang-gadang mereka. Jadi tidak ada masalah di PDIP sebenarnya. Tidak ada friksi, hanya untuk menaikkan popularitas saja,” sambung dia.

Soal Capres PDIP

Baca Juga: Panas! Petinggi PDIP Jateng Semprot Mantan Wali Kota Solo Gegara Dukung Ganjar Pranowo

Selain untuk menaikkan popularitas Ganjar, menurut Agus, dengan memunculkan friksi di internal partai akan ikut mengangkat nama PDIP. Poinnya, bagaimana menyampaikan sebuah pesan kepada publik bahwa tidak mudah untuk menjadi capres dari partai itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait